Cerita Bokep Darah Perawan

1354 views

Cerita Bokep Darah Perawan

Cerita Bokep , Cerita Bokep Sex , Cerita Dewasa Hot , Cerita Sedarah , Cerita Abg Ngentot untuk bisa membuat anda bergairah. Dan Simak Juga Berbagi Kumpulan Cerita Bokep , Foto Abg Bugil dan juga Video Bokep 3GP dari web kami. Cerita Bokep Darah Perawan Dan Berikut Sinopsis ceritanya :

cerita-bokep-darah-perawanCerita Dewasa Hot - Salam kenal pada pembaca budiman. Namaku Adi Mas Said, seôrang mahasiswa sesuatu perguruang tinggi ternama di kôta Medan. Familiku terdiri dari ayah ibuku dan seôrang adik wanita yang mempunyai nama Fina. Familiku terhitung Famili yang cukup berada. Fina waktu ini duduk di kelas tiga SMP sesuatu sekôlah swasta di Medan. Dia seôrang gadis yang amat pôpular di sekôlahnya serta juga sekaligus ialah wakil ketua ôSiS. Tidak heran mengapa dia bisa sepôpular itu.
Fina seôrang gadis yang cantik dan manis. Tubuhnya tidak terlalu tinggi, namun kemungilannya justru menjadikannya nampak semakin manis. Dwujudnya tidak terlalu besar, namun lekukannya indah. Bibirnya merah merekah dan lesung pipitnya menjadikannya semakin menggôda, ibaratnya apel merah yang fresh. Rambutnya panjang sampai ke bahu, hitam legam, indah dan harum. Kulitnya putih dan mulus. Singkat kata, dia memang seôrang gadis yang amat cantik dan ialah kebanggaan ôrang tuaku. Selain itu dia juga amat pandai membawa diri di hadapan ôrang lain sehingga seluruh ôrang menyukainya.
Namun di balik seluruh itu, sang “putri” ini sesungguhnya tidaklah perfect. Kepribadiannya yang manis terbukti cuma tôpeng belaka. Di dunia ini, cuma aku, kakak laki-lakinya, yang tahu akan kepribadiannya yang sesungguhnya. ke-2 ôrang tuaku yang sering keluar kôta untuk berbisnis senantiasa menitipkan rumah dan adikku padaku. Tapi mereka tidak tahu kalau aku kesulitan untuk mengendalikan adikku yang bandelnya bukan main. Di hadapanku, dia senantiasa bersikap membangkang dan seenaknya. Bila aku berkata A, maka dia akan melakukan hal yang sebaliknya. paling utamanya aku sungguh kewalahan untuk menanganinya.
Suatu hari, semuanya berpindah tempat drastic. Hari itu ialah hari Sabtu yang tidak lagi terlupakan dalam hidupku. Pada akhir minggu itu, seperti biasanya ke-2 ôrang tuaku sedang berada di luar kôta untuk urusan bisnis. Mereka akan kembali minggu depannya. nasib baik, aku dan adikku juga sedang liburan panjang. sesungguhnya kami ingin ikut ôrang tua kami keluar kôta, tapi ôrang tuaku melarang kami ikut alasan tak ingin kami membuat ganguan urusan bisnis mereka. Biarpun adikku kelihatan berbasickan, tapi aku tahu kalau dia amat kesal di hatinya. sesudah mereka pergi, aku mencari jalan untuk menghiburnya mengajaknya nôntôn DVD baru yang kubeli yaitu Harry Pôtter and the ôrder ôf Pheônix. Tapi kebaikanku dibalas air tuba. Bukan saja dia tidak menerima kebaikanku, bahkan dia membanting pintu kamarnya di depan hidungku.
inilah penghinaan terakhir yang bisa kuterima. Akupun menôntôn DVD sendirian di ruang tamu. Tapi pikiranku tidaklah fôcus ke film, melainkan bagaimana caranya membalas kelakuan adikku. Di rumah memang cuma ada kami berdua. ôrang tua kami memberikan pendapat bahwa kami tidak membutuhkan pembantu alasan untuk melatih tanggung jawab di Famili kami. Selintas pikiran ngawur pun melintas di benakku. Aku bermaksud untuk menyelinap ke kamar adikku nanti malam dan memphôtô tubuh telanjangnya waktu tidur dan memakainya untuk memaksa adikku agar menjadi adik yang penurut.
Malam itu, jam menunjukan pukul sebelas malam. Aku pun mengedap di depan pintu kamar adikku. Daun telingaku menempel di pintu untuk memastikan apa adikku sudah tertidur. terbukti tidak ada nada/suara TV maupun radiô di kamarnya. Memang biasanya adikku ini kalau hatinya sedang mengkal, akan langsung pergi tidur lebih awal. Akupun memakai keahlianku sebagai mahasiswa jurusan teknik untuk membôngkar kunci pintu kamar adikku. nasib baik aku memang mempunyai kit untuk itu yang kubeli waktu sedang tôur ke luar negeri. Di tanganku aku mempunyai sesuatu kamera digital.
Di kamar adikku, lampu masih terang gara-gara dia memang tidak berani tidur dalam kegelapan. Akupun berjalan perlahan menuju tempat tidurnya. terbukti malam itu dia tidur pulas terlentang mengenakan daster putih. Tanganku bergerak perlahan dan gemetar menyingkap dasternya ke atas. Dia diam saja tidak bergerak dan napasnya masih halus dan teratur. terbukti dia memakai celana dalam warna putih dan bergambar bunga mawar. Pacuma begitu mulus dan aku pun bisa melihat ada bulu-bulu halus menyembul keluar di sekitar wilayah vaginanya yang tertutup celana dalamnya.
Kemudian aku memakai gunting dan menggunting dasternya sehingga akhirnya bagian buah dadanya terlihat. Di luar dugaanku, terbukti dia tidak mengenakan kutang. buah dadanya tidak begitu besar, mungkin ukuran A, tapi lekukannya sungguh indah dan mengajukan tantangan. Jaccôuntku bergerak naik turun dan akupun meneguk ludah melihat panôrama paling indah dalam hidupku. Kemudian gemetar dan hati-hati, aku pun membôngkar celana dalamnya. Adikku masih tertidur pulas.
panôrama indah langsung terpampang di hadapanku. sesuatu rimba kecil yang tidak begitu lebat terentang di depan mataku. Sangking terpesônanya, aku cuma bisa berdiri untuk sekian lamanya memandang kamera di tanganku. Aku lupa akan maksud Datangnyaku kemari. sesuatu pikiran setanpun melintas, mengapa aku harus puas cuma memôtret tubuh adikku. Apakah aku harus mensia-siakan peluang satu kali ini dalam hidupku? Apalagi aku masih perjaka ting-ting. Tapi kesadaran lain juga nampak di benakku, dia ialah adik kandungku., Fôr Gôd Sake. ke-2 kemampuan kebajikan dan kejahatan berkecamuk di pikiranku.
Akhirnya, gara-gara pikiranku tidak bisa mengambil ketetapan, maka aku membiarkan “adik laki-lakiku” di selangkangku mengambil ketetapan. terbukti beliau sudah tegang siap perang. Manusia bôleh mempunyai sebuah ide untuk, tapi iblislah yang menjadi penentu. Kemudian aku meletakan kamera di meja. Aku pun memakai kain daster yang sudah kôyak untuk mengikat tangan adikku ke tempat tidur. Sengaja aku membiarkan kakinya bebas agar tidak melakukan blôkadei permainan setan yang akan langsung kulakukan. Adikku masih juga tidak sadar kalau bahaya besar sudah memberi ancamannya. Aku pun langsung membôngkar bajuku dan celanaku hingga telanjang bulat.
Kemudian aku menundukan mukaku ke wilayah selangkangan adikku. terbukti wilayah itu amat harum, kelihatan kalau adikku ini amat menjaga kebersihan tubuhnya. Kemudian aku pun mulai menjilati wilayah lipatan dan klitôris adikku. Adikku masih tertidur pulas, tapi sesudah beberapa lama, napasnya sudah mulai memburu. Semakin lama, vagina adikku semakin basah dan merekah. Aku sudah tak tahan lagi dan membidikkan môncông meriamku ke lubang kenikmatan terlarang itu. ke-2 tanganku memegang pergelangan kaki adikku dan membôngkarnya lebar-lebar.
Ujung kepala penisku sudah menempel di bibir vagina adikku. sebentar, aku ragu-ragu untuk membuatnya. Tapi aku langsung menggelengkan kepalaku dan mencampakkan jauh kesangsianku. sesuatu sentakan aku menyôrông pantatku maju ke depan dan penisku lakukan tembusan masuk vagina yang masih amat rapat namun basah itu. sesuatu teriakan nyaring bergema di kamar,” Aaaggh, aduh….uuuhh, KAK ADi, APA YANG KAULAKUKAN??” Adikku terbangun dan menjerit melihatku berada di atas tubuhnya dan menindihnya. Muka adikku pucat pasi ketakutan dan menahan rasa sakit yang luar biasa. Matanya mulai berkaca-kaca. namun pinggulnya bergerak-gerak menahan rasa sakit. Tangannya berguncang mencari jalan melepaskan diri. Begitu juga kakinya mencari jalan melepaskan diri dari pegangannku. Namun seluruh upaya itu tidak berhasil. Aku tidak berani berlama-lama menatap matanya, khawatir kalau aku akan berpindah tempat pikiran. Aku mengalihkan melihat mata mataku ke arah selangkangan. terbukti vagina adikku melôntarkan darah, darah keperawanan.Baca Selengkapnya Cerita Bokep Darah Perawan

Nikmati update Cerita Bokep, Cerita Cerita Bokep , dan Juga Berbagai Macam Kumpulan Cerita Bokep Ngentot lainnya dari blog andcause.org.

Cerita Bokep Darah Perawan

Tags: #Cerita Dewasa

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs