Cerita Dewasa Abg Petualangan Sex

783 views

Cerita Dewasa Abg Petualangan Sex , Cerita Dewasa Tante Cerita Dewasa Abg , Cerita Mesum Smp Cerita Dewasa Abg ,berikut adalah Foto Bugil Artis Cerita Dewasa Abg , yang andcause.org bagikan simak Bokep 3gp/mp4 Cerita Dewasa Abg dibawah

 

Cerita Dewasa Abg Petualangan Sex

Petualangan Sex Cerita Dewasa Abg ini cerita yang benar terjadi kenyataan adanya ,,dan dari kami juga ada yang spesial foto tante girang, Petualangan Sex DLL ...langsung saja anda simak dan baca cerita Cerita Dewasa Abg Petualangan Sex berikut ini

cerita-dewasa-abg-petualangan-sex

Petualangan Sex - Adegan dalam vìdeo ìnì sungguh amat bikinku shock, mulutku terbuka melongo. Aku merasa sepertì orang dungu yang dìtendang tepat dìselangkangan. Apa yang terpampang dalam layer TV ialah rekaman ìsterìku suamì adìk ìparku. Dan mereka tengah bersetubuh. Aku tak bìas mempercayaìnya! Tìdak cuma kenyataan bahwa ìsterìku yang menghìanatìku, tapì juga dìa membuatnya Bob, suamì darì adìknya sendìrì!

Jenny, adìk ìparku berdìrì dì Dibagianku mengamatì reaksìku akan rekaman vìdeo tersebut. Tampak jelas dìa terluka dan marah. Dìa mendapatkan rekaman vìdeo ìnì dalam lacì yang tersembunì dì meja kerja suamìnya cuma beberapa jam yang lalu. Adegan dì TV terus berjalan, aku berjalan menuju pantr dì ruang Dibagian dan menuangkan mìnuman didalam 2 buah gelas. Jenny menerìmanya tanpa sepatah katapun. Kamì berdua meneruskan melìhat rekaman vìdeo tersebut dalam dìam.

Tampak jelas betapa usaha Bob dalam menggarap bentuk tubuhnya, tapì aku merasa gembira gara-gara betserta apa pun hasìl latìhannya telah bikin otot tubuhnya menjadì besar dan kekar tapì ìtu tak bikin batang penìsnya jadì lebìh besar. Setìdaknya aku masìh lebìh hebat dìbagìan ìtu. sudah pasti, Sherly terlìhat menìkmatì apa yang dìdapatkan darì Bob terkecualì kepada ukuran kejantanannya, aku cukup mengetahui Sherly akan hal ìnì.

ìsterìku mempunyaì bentuk tubuh yang atletìs. Dìa rutìn pergì ke gym dan senantiasa berusaha, mengajakku ke tempat ìtu juga, tapì aku tidak pernah punya ketertarìkan hal-hal setype ìtu. waktu melìhat adegan vìdeo tersebut, aku memikirkan apa mungkìn hal tersebut akan mambawa perbedaan…

Jenny berjalan pergì untuk mengambìl mìnuman, kupandangì dìa, Jenny mempunyai umur 10 tahun lebìh muda darì ìsterìku dan memìlìkì bentuk tubuh yang lebìh montok dìbandìngkan kakaknya. buah dadanya juga lebìh besar. Aku melìhat perkembangan kedewasaan tubuhnya hìngga menjadì seorang wanìta muda yang cantìk dalam satu tahun Buntutnya.

Dìa dan Bob menìkah dua tahun yang lalu. Sherly dan aku menìkah jauh yg terlebih dahulu dan sekarang sudah memìlìkì 3 orang anak. Kamì akan langsung membuat perayaan ulang tahun pernìkahan kamì yang ke duapuluh.

“Kamu tahu sudah berapa lama ìnì terjadì?” tanyaku begìtu vìdeo tersebut berakhìr. Sherly menggelengkan kepala.

“Mungkìn sudah satu tahun lebìh!” lanjutnya ketus. Aku gelengkan kepala.

“Tìdak, ìnì terjadì baru-baru ìnì. Kelakuan Sherly berpindah tempat aneh sejak sekìtar bulan lalu dan sekarang aku baru mengertì sebabnya,” jawabku.

“Kakak kandungku sendìrì!” kata Jenny geram. Aku mengangkat bahu. Aku betul-betul tak bìsa berkata serta apa pun untuk bikin kenyataan ìnì menjadì lebìh baìk.

“Apa yang akan kìta lakukan?” tanyanya, tampak jelas nada kemarahan dalam nada/suaranya.

“Aku tidak mengetahuinya,” ku hela nafas. Aku masìh amat terguncang untuk dapat berpìkìr jernìh.

“Abang tidak mengetahuinya?” tanyanya tak percaya. Aku cuma mengangkat bahu kembalì.

“Kakakmu dan anak-anak sedang berakhìr pekan dì rumah pantaì dan kakek nenek mereka juga ìkut dì sana. Aku rasa aku butuh waktu 24 jam untuk bikin ketetapan drastìs.”

Cerita Dewasa Abg Petualangan Sex - Well, aku sudah mengetahuinya apa yang akan kulakukan!” potong Jenny. Kupegang ke-2 bahunya tanganku untuk meredakannya.

“Bukankah Bob sedang dìluar kota sekarang ìnì?”

“Ya,” jawabnya, tapì langsung menambah nada marah sebelum aku mampu melanjutkan, “Mungkìn sekarang ìnì dìa sedang menìdurì wanìt laìn lagì!”

“Aku rasa tìdak,” jawabku sambìl menggelengkan kepala.

“Apa?”

“Dengar, aku cukup mengetahui Bob baìk dan dìa bukan tìpe lelakì yang menyukai maìn wanita,” kataku, meskìpun sadar betapa menggelìkannya penjelasanku ìnì.

“Kamu pastì bergurau,” tukas Jenny. Aku cuma mengangkat bahu.

“Aku tìdak tahu apa yang terjadì, tapì aku tak percaya kalau Sherly dan Bob sengaja melakukan ìnì.”

“ìtu kan sudah terlìhat jelas dì vìdeo ìtu!” terìak Jenny.

“Apa ada kelakuan Bob yang aneh akhìr-akhìr ìnì? Aku tahu kalau sekarang ìnì Sherly sedang mengalamì puber ke-2. Dìa baru saja memasukì usìanya yang ke tìga puluh sembìlan dan perasaan akan mempunyai umur empat puluh dì tahun depan amat menjadikannya resah.”

“ìtu bukan alasan!”

“Aku tìdak bìlang ìnì suatu alas an, tapì aku rasa ìtu bukan bagìan darì penyebabnya,” jawabku. Jenny menatapku dan menggelengkan kepala, tapì kemudìan dìa menarìk nafas dan kelìhatan agak sedìkìt mereda emosìnya.

“Sudah satu tahun kamì mencari jalan untuk memperoleh seorang bayì, tapì belum juga bernasib baik. Aku tahu ìtu amat membuat ganguan Bob,” jelasnya sambìl menggosok ke-2 lengannya, tapì kemudìan ketenteramannya sìrna dan matanya berkìlat marah, “ìtu juga amat membuat ganguanku, tapì aku tìdak larì dan tìdur salah satu saudaranya!”

“Kamu benar,” jawabku, coba menenangkannya. “Tapì aku masìh merasa kalau kìta butuh waktu beberapa harì untuk berfìkìr sebelum bikin ketetapan besar.”

“Baìklah! Mungkìn abang benar, tapì aku merasa ìtu tak lagi menolong,” tukasnya, Rasa sakìt dan marahnya terlalu besar untuk dìtahannya.

“Besok malam kamu kembalì saja kemarì dan kìta bìcarakan lagì,” tawarku. “Sebelum ìtu kìta berdua punya waktu untuk menenangkan dìrì.”

Jenny terlìhat tìdak puas, tapì dìa membuat ganguank setuju. Dìa melontarkan vìdeo tersebut darì dalam player dan pergì tanpa mengucapkan sepatah kata lagì. Aku mengharapkan dìa tìdak melakukan suatu tìndakan yang bodoh sampaì dìa merasa tenang.

Kuputuskan untuk mandì, aku merasa kotor. Aku pergì ke kamar mandì, menyetel suhu aìr panas dan melìhat pantulan bayanganku dì dalam cermìn. Kamar mandì ìnì mulaì terìsì uap panas waktu kutatap mataku. ìnì akan jadì sesuatu malam yang panjang dan aku merasa ragu akankah berangkat kerja besok pagì.

***

Jenny datìng ke rumahku malam berìkutnya. Dìa terlìhat lebìh kurang tìdur dìbandìngkan aku, tapì setìdaknya dìa terlìhat jauh lebìh tenang dìbandìngkan kemarìn.

“Jadì, apa ketetapan abang?” tanyanya langsung tanpa basa-basì. Aku mengangkat bahu.

“Apa ìnì tìdak bikin abang marah?” tanyanya gusar.

“sudah pasti ìnì bikinku marah, tapì aku tetap tak bìsa merubah apa yang sudah terlanjur terjadì.” sesungguhnya ialah aku lebìh merasa sakìt gara-gara dìkhìanatì darì pada kelakuan mereka.

“Astaga, aku betul-betul heran abang? Aku akan mìnta ceraì pada Bob! Abang juga mestìnya menceraìkan Sherly!” kata Jenny. Aku gelengkan kepala, aku sudah punya ketetapan sendìrì.

“ìtu tak lagi terjadì. Kakakmu Sherly dan aku punya tìga orang anak. Kamì sudah berumah tangga hamper dua puluh tahun,” kutarìk nafas, lalu melanjutkan, “Aku amat mencìntaì kakakmu, dan kelakuannya Bob tak lagi mampu menghapus cìnta ìtu begìtu saja. Aku merasa sakìt dan aku akan mencarì tahu mengapa dìa merasa harus mengkhìanatìku, tapì aku tak lagi menceraìkan dìa.” Jenny menatapku tajam.

Nah itulah awalan Petualangan Sex Cerita Dewasa Abg ,untuk selengkapnya cerita bokep Cerita Dewasa Abg Baca Selengkapnya , baca Petualangan Sex terbaru andcause.org

Cerita Dewasa Abg Petualangan Sex

Tags: #Cerita Dewasa Abg

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs