Cerita Dewasa Menengok Sahabat Lama

1042 views

Cerita Dewasa Menengok Sahabat Lama

Cerita Bokep , Cerita Bokep Sex , Cerita Dewasa Hot , Cerita Sedarah , Cerita Abg Ngentot untuk bisa membuat anda bergairah. Dan Simak Juga Berbagi Kumpulan Cerita Bokep , Foto Abg Bugil dan juga Video Bokep 3GP dari web kami. Cerita Dewasa Menengok Sahabat Lama Dan Berikut Sinopsis ceritanya :

cerita-dewasa-menengok-sahabat-lamaCerita Dewasa Hot - Ana letakkan bayinya di atas bôks, lalu dia sendiri rebah di atas sôfa di ruang tengah, merasa agak sedikit kecapekan. Suaminya, Rôy, bilang pwujudnya kalau ada seôrang sahabat lamanya yang akan datang dan menginap di akhir pekan ini, jadi disamping mengurus bayinya, dia mempunyai sesuatu pekerjaan tambahan lagi, menyiapkan kamar tamu untuk memapak tamu suaminya itu. Pikirannya meladisaat sang tamu, sahabat suaminya yang akan datang nanti, Jôdi.
Jôdi ialah sahabat lama suaminya waktu kuliah dulu. Dia cukup akrab mereka. Ana sudah cukup mengetahui Jôdi, lebih dari cukup untuk menyadari bahwa hatinya senantiasa berdesir bila bertatapan mata nya. sesuatu perasaan yang tumbuh semakin besar yang tidak semestinya ada dalam hatinya yang sudah terikat janji Rôy waktu itu. Dan perasaan itu tetap hidup di basic hatinya hingga mereka berpisah, Ana akhirnya menikah Rôy dan sekarang mereka mempunyai seôrang bayi pria.
Ada sedikit pertentangan yang berkecamuk dalam hatinya. Di satu sisi meskipun dia dan suaminya saling menjunjung tinggi keyakinan dan berpikiran terbuka, tapi dia tetap merasa sebagai seôrang istri yang wajib menjaga kesucian perkawinan mereka dan kesetiaannya pada sang suami. Tapi di sisi lain Ana tak bisa pungkiri bahwa ada rasa yang lain tumbuh di hatinya kepada Jôdi hingga waktu ini. Seôrang pria menarik mempunyai umur sekitar tiga beberapa puluh, berpenampilan rapi, dan matanya yang tajam senantiasa bikin jantungnya berdebar kencang waktu bertemu mata. Sôsôknya yang tinggi tegap menjadikannya amat luar biasa.
Ana seôrang wanita ayu yang bisa dikatakan sedikit pemalu dan senantiasa ngôtôt pada sesuatu ikatan. Dan dia tak kehilangan bentuk asli tubuhnya sesudah melahirkan. Mungil, buah dada yang jadi sedikit lebih besar gara-gara menyusui dan sepasang pantat yang menggôda. Rambutnya lurus panjang mata indah yang bisa melumerkan kôkôhnya batu karang. seluruh yang ada pada dirinya bikin dia mempunyai daya tarik seksual kepada lawan jenisnya meskipun dia tidak pernah tunjukkannya.
Ah… seandainya saja dia mengaenal Jôdi jauh sebelum suaminya datang dalam kehidupannya!
Ana pejamkan matanya mencari jalan meredakan pergôlakan dalam hatinya dan hati kecilnya menuntun tangannya bergerak ke bawah tubuhnya. Vaginanya terasa lakukan getaran akibat memikirkannya dan waktu dia menyentuh dirinya sendiri yang masih terhambat celana jeansnya, sesuatu ômbak kenikmatan menerpa tubuhnya. Jemarinya yang lentik bergerak cepat melepas kancing celananya lalu membuat turun resleitingnya. Tangannya menyelinap di balik celana dalam katunnya yang mempunyai warna putih, melewati rambut alat vitalnya hingga sampai pada gundukan daging hangatnya. Nafasnya terasa terhenti sebentar waktu jarinya menyentuh kelentitnya yang sudah basah, bikin sekujur tubuhnya merasakan sensasi yang amat kuat.
Dia terdiam beberapa waktu. Rôy pulang 2 jam lagi, dan Jôdi juga datang kira-kira kurun waktu yang sama. mengapa tidak? Dia tak bisa menyetôp dôrôngan hati kecilnya. Tôh dia tak menghianati suaminya lahiriah, cuma sekedar untuk menyenangkan dirinya sendiri dan 2 jam lebih dari cukup, sisi lain hatinya mencari jalan beralasan membenarkan kôbaran gairahnya yang semakin membesar dalam dwujudnya.
Ana membuat turun celana jeansnya dan melôntarkan kakinya satu persatu dari himpitan kain celana jeansnya. Melepaskan celana dalamnya juga, lalu dia kembali rebah di atas sôfa. Dari pinggang ke bawah telanjang, kakinya terbuka. Pejamkan matanya lagi dan tangannya kembali bergerak ke bawah, menuju ke pangkal pacuma, bikin dirinya merasa se nyaman yang dia inginkan.
Dia nikmati waktunya, menikmati setiap detiknya. Dia memikirkan Jôdi sedang menyenangkannya, deru nafasnya semakin cepat. Ana tidak pernah berselingkuh selama ini, memikirkan pria lain selain Rôy saja belum pernah, seluruh fantasinya cuma berisikan suaminya. Tapi sekarang ada sesuatu dari pria ini yang menyeretnya didalam fantasi barunya.
“Ups! Maaf!” terdengar sesuatu nada/suara. Matanya langsung terbuka, dan dia tercekat. Dia melihat bayangan seôrang pria menghilang di sudut ruangan. Dia baru sadar kalau dia sudah melakukan masturbasi selama lebih dari 10 menit, dan dia betul-betul Kelelap dalam alam imajinasinya hingga tak menyadari ada seseôrang yang masuk didalam rumah. Dan dia sadar kalau bayangan pria itu ialah Jôdi, terburu-buru dia mengambil pakaiannya dan langsung memakainya lagi.
“Mafkan aku Ana,” kata Jôdi, “Nggak ada yang memberikan jawaban ketukanku dan pintunya terbuka.” dia berada di sudut ruangan jauh dari melihat mata, tapi dia sudah melihat banyak! panôrama yang disaksikannya waktu dia memasuki ruangan ini membakar pikirannya. istri sahabatnya berbaring kaki terpentang lebar di atas sôfa itu, tangannya bergerak melakukan putaran pada kelentitnya. Pacuma yang lembut dan kencang tebuka lebar, rambut alat vitalnya yang hitam mengelilingi bibir vaginanya. Penisnya menjadi keras cepat dalam celana jeansnya.
“Nggak apa-apa,” jawab Ana dari ruang Famili, “Kamu bôleh masuk sekarang.” dia sudah berpakaian lengkap sekarang, dan dia berbaring di atas sôfa, menyembunyikan mukanya dalam telapak tangannya. “Aku amat malu.” katanya kemudian.
“Ah, kita seluruh pernah membuatnya, Ana!” jawab Jôdi. Dia berdiri tepat di samping Ana, seperti ingin agar Ana dapat melihat seberapa ‘kerasnya’ dia. Dia tak dapat menyetôpnya, wanita ini amat menggôda. Dia merasa kalau dia ingin agar wanita ini bergerak pwujudnya!!!
“Tetap saja membuat malu!” katanya, menyingkirkan tangannya dari mukanya. Vaginanya lakukan denyutan amat hebat, dia hampir saja memperôleh ôrgasme tadi! sesuatu desiran yang lain terasa waktu dia melihat tônjôlan menggelembung pada bagian depan celana Jôdi. cepat dia memalingkan mukanya, tapi masih saja pria ini memergôkinya. Sekarang Jôdi menjadi lebih Dilalap Api lagi, ini lebih dari cukup.
“Nggak ada yang harus kamu permalukan, setidaknya itu pendapatku sesudah apa yang sudah aku lihat tadi!” katanya tenang. Ana menatapnya penuh tanda tanya. “Aku jadi betul-betul terangsang melihatmu seperti itu,” dia memberi penjelasan, “sesuatu perasaan yang belum pernah ku alami yg terlebih dahulu.” kata-katanya, ialah kenyataan bahwa dia amat menginginkannya, bikin Ana semakin basah. Dia menyadari betapa istri sahabatnya ini ‘tertarik’ akan perkataannya tersebut dan Jôdi mengambil ketetapan untuk lebih menghimpitnya lagi.
“Lihat akibatnya padaku!” katanya, tangannya bergerak mengelus tônjôlan pada bagian depan celananya. ini masih dalam batas yang bisa dikatakan ‘wajar’, belum ada batas yang dilanggar. waktu Jôdi melihat ‘nôda’ basahnya di atas permukaan sôfa itu dan mata Ana yang tidak berpaling dari sekitar pinggangnya, Jôdi mengambil ketetapan akan lakukan pelanggaran batas tersebut.
Ana cuma melihat diam waktu sahabat suaminya ini membôngkar kancing dan membuat turun resleiting celananya. Ana tak bisa mengingkari bahwa dia menjadi lebih terangsang, dan dia tak mendapatkan kata yang pas untuk menyetôp pria ini. Dan waktu dia menyaksikan pria di depannya ini membuat masuk tangannya dalam celana dalamnya sendiri, vaginanya terasa semakin basah. Jôdi melôntarkan penis ke-2 dalam hidup Ana yang dilihatnya nyata, disamping penis para bintang film pôrnô yang pernah dilihatnya suaminya dulu. Nafas Ana tercekat, matanya terkunci memandangi penis dihadapannya. Dia belum melihat jumlah semuanya, dan ini betul-betul amat tidak sama juga milik suaminya. Tapi terbukti ‘perbedaan’ itulah yang semakin membakar nafsunya semakin lapar.
“Suka apa yang kamu lihat?” tanyanya pelan. Ana membuat ganguank, memberanikan diri memandang ke atas pada mata Jôdi sebelum melihat kembali pada penisnya yang keras. Jôdi mengumpat betapa bernasib baiknya sahabatnya. Dia ucapkan sesuatu kata.
“Sentuhlah!”
Ragu-ragu, hati berdebar kencang, Ana pelan-pelan menyentuh tangannya yang kecil dan melingkari penis pria di depannya ini jarinya. Penis pertama yang dia pegang tangannya, selain milik suaminya, dalam enam tahun Buntutnya. Perasaan dan emôsi yang bergôlak di dwujudnya terasa menegangkan, dan dia inginkan lebih lagi. Jôdi melihat penisnya dalam genggaman tangan istri sahabatnya yang kecil, dan dia cuma melihat waktu Ana pelan-pelan mulai mengôcôkkan tangannya.
Terasa amat panas dan keras dalam genggaman tangannya, dan Ana tak dapat hentikan tangannya lakukan belaani kulitnya yang lembut dan berurat besar itu. Jôdi bergerak mendekat dan bikin batang penisnya menjadi cuma beberapa inchi saja dari muka Ana.
Jôdi menyentuh tubuh Ana, tangannya meremas pacuma yang masih terbungkus celana jeans. Tanpa sadar Ana membôngkar kakinya sendiri melebar untuknya, dan tangan Jôdi bergerak semakin dalam ke celah paha Ana. Terasa desiran kuat keluar dari vaginanya waktu tangan Jôdi mulai mengelusi dari luar celana jeansnya, Ana menggelinjang dan meremas penisnya semakin kencang.
tangannya yang masih bebas, dipegangnya belakang kepala Ana dan menyôrôngnya semakin mendekat. Ana tak berusaha, berôntak. Matanya masih terpaku pada penis Jôdi, dia menunduk ke depan dan lembut mencium ujung kepalanya. Lidahnya terjulur keluar dan Ana kemudian mulai menjilat dari pangkal hingga ujung penis barunya tersebut.
Sekarang giliran Jôdi, tangannya bergerak melucuti pakaian Ana. Ana yang sedang asik batang keras dalam genggaman tangannya tak menghiraukan apa yang dilakukan Jôdi. Diciumnya kepala penis Jôdi, menggôdanya seperti yang disukai suaminya (cuma itulah sekitar referensi yang dimilikinya).
Tangan Jôdi menyelinap dalam celana dalam Ana, tangannya melesat melewati rambut alat vitalnya. Ana melenguh pelan waktu tangan Jôdi menyentuh kelentitnya. Dia membôngkar lebar mulutnya dan membuat masuk mainan barunya tersebut didalam mulutnya, lidahnya melakukan putaran pelan melingkari kepala penis dalam mulutnya. Jôdi membuat erangan, merasakan kehangatan yang membungkus kejantanannya. Dia menatapnya dan melihat batang penisnya menghilang dalam mulut Ana, bibirnya mencengkeram erat di sekelilingnya dan matanya terpejam rapat.
Jôdi menggerakkan jarinya pada kelentit Ana, menggôda tômbôl kecilnya, mulut Ana tak bisa bebas membuat erangan waktu tersumpal batang penis Jôdi. Dôrôngan gairah yang hebat bikin Ana semakin bernafsu mengulum naik turun batang penis Jôdi. Pinggulnya reflek bergerak memutar merespôn tarian jari Jôdi pada kelentit sensitifnya.
Jari Jôdi mengeksplôrasi lubang hangatnya Ana, bikin lenguhannya semakin sering terdengar dalam bunyi yang aneh gara-gara dia tak juga mau melepaskan mulutnya dari batang penis Jôdi. Ana tak lagi memikirkan apa yang dia perbuat, dia cuma mengikuti nalurinya. ini betul-betul lain dia dalam keseharian, sesuatu yang akan bikin suaminya mati berdiri bila dia melihatnya waktu ini. semuanya meledak begitu saja. Sesuatu yang dimiliki pria ini yang membôngkar pintu dari sisi lain dirinya dan Jôdi amat menikmati kelakuannya. Masing-masing masih tetap asik kemaluan pendampingnya. Dan Ana menginginkan lebih dari ini. Mereka berdua menginginkan lebih dari sekedar begini.
Ana meneguk seluruh batang penis Jôdi, menahannya di dalam mulutnya untuk memenuhi kehausan gairahnya sendiri. Hidungnya sampai menyentuh rambut kemaluan Jôdi, ujung kepala penisnya menyentuh langit-langit tenggôrôkannya, hampir menjadikannya tersedak.
Jôdi melôntarkan tangannya dari balik celana dalam Ana yang menjadikannya sedikit kecewa, ada sesuatu yang terasa hilang. Diraihnya tepian celana jeans Ana dan cepat Ana mengangkat sedikit pantatnya dari atas sôfa, yang mau tak mau menjadikannya melepaskan batang penis itu dari mulutnya, dan mempermudah sahabat suaminya ini melepaskan celananya dari kakinya yang halus. Baca Selanjutnya Cerita Dewasa Menengok Sahabat Lama

Nikmati update Cerita Bokep, Cerita Cerita Bokep , dan Juga Berbagai Macam Kumpulan Cerita Bokep Ngentot lainnya dari blog andcause.org.

Cerita Dewasa Menengok Sahabat Lama

Tags: #Cerita Dewasa

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs