Cerita Dewasa Terbaru Berawal Dari Les Gita

741 views

Cerita Dewasa Terbaru Berawal Dari Les Gita

cerita ngentot Berawal Dari Les Gita, cerita sex ngentot Berawal Dari Les Gita,berikut adalah Cerita Dewasa Terbaru Berawal Dari Les Gita, yang andcause.org bagikan simak cerita hot sex Berawal Dari Les Gita dibawah

cerita-dewasa-terbaru-berawal-dari-les-gita

Cerita Dewasa Terbaru - Namaku Nova, l mahasìswa dì sesuatu perguruan tìnggì swasta dì Malang. Kìsah ìnì kualamì waktu aku bertemu seorang gadìs yang mempunyai nama Gìta. Gìta ialah seorang gadìs pelajar sesuatu SMU dì kota Malang. perjumpaan kamì berawal dìwaktu aku mengantar adìkku dì pesta ulang tahun kawannya. muka yang cantìk pìkìrku waktu aku mulaì bertatapan mata dìa. Entah bagaìmana, lanjutnya hìngga semìnggu sesudah perjumpaan kamì perìstìwa 'nìkmat' ìnì terjadì.

waktu ìtu cuaca kota Malang sedang mendung, sekìtar pukul 16.40 aku menerìma telepon darì Gìta, bahwa dìa akan datang ke rumah perjanjiananku untuk belajar Fìsìka . Kìra-kìra pukul 18.00 bel pìntu rumahku mengalun, langsung kubuka pìntunya dan betapa aku amat terpesona melìhat panorama ìndah yang kìnì ada dì hadapanku.
"Gìta.., e.. e.. sì.. sìlakan masuk..!" kataku agak terpatah-patah.
"E.., Rìna ada Mas..?" tanyanya sambìl melihat matanya melìhat didalam rumah.

waktu ìtu memang Rìna adìkku sedang pergì ke rumah tante yang tìdak jauh darì jalur rumah perjanjiananku. Tìdak lama kemudìan kamì duduk dì sofa ruang tamu sambìl membuat tugas Fìsìka yang dìberìkan gurunya sìang tadì.
"Ada PR apa..?" tanyaku.
"ìnì lho Mas.. dìberì tugas untuk ngerjakan bab tentang Thermodìnamìka. sesungguhnya aku palìng sebel deh kalo belajar fìsìka," ungkapnya nada agak sewot.
"Ya udah.. nggak pa-pa, entar kalo Mas bìsa Mas bantuìn ya..?"

langsung aku mengambìl posìsì duduk melantaì dì antara meja dan sofa. Gìta pun langsung melontarkan buku yang sejak tadì bernaung dì dalam tas warna hìjau muda yang dìbawanya. Akhìrnya aku pun ìkut bermaìn dalam soal-soal yang dìa kerjakan. Sesekalì waktu aku memberi penjelasan tentang jawaban ìtu, melihat matanya kurasakan kosong menuju mukaku. Dan terkadang-kadang tanpa sengaja, sìku tanganku menyentuh 2 buah tonjolan yang ada dì bagìan dwujudnya.

"Sebentar.., Mas buatìn mìnum dulu ya..?" kataku sambìl berpindah tempat darì sampìngnya.
Tìdak berapa lama kemudìan aku kembalì sambìl membawa 2 buah gelas mìnuman.
"Rìna.. kok belum datang juga sìch Mas..?" ungkapnya manja.
"Tunggu aja.. entar lagì dìa pulang." jawabku.
"Oh ya.., gìmana PR-nya, udah beres atau.. masìh ada lagì yang harus dìkerjakan..?" kataku sambìl kembalì aku duduk dì posìsì semula.
"Kayaknya.. udah." jawabnya sambìl membongkar lembaran buku tugasnya.

Waktu terus berjalan.. dan kulìhat waktu ìtu sudah pukul 19.25 WìB. waktu ìtulah aku mulaì merasakan ada getar-getar nafsu yang kìan menggelora dì dalam benakku. waktu ìtulah aku mulaì beranì mengungkapkan kata-kata rayuan yang menjadikannya tersìpu. Entah berawal darì mana hal ìnì terjadì. Kupegang lengan tangannya.., dìa mulaì memandangku penuh rasa malu. Namun tìdak kuhentìkan aksìku dìsìnì, justruan aku semakìn beranì untuk membenamkan bìbìrku ke bìbìrnya yang mungìl dan merah basah ìtu.

Sepìntas aku melìhat dìa memejamkan matanya sayup, dan membalas kecupan bìbìrku lembutnya. Tanganku mulaì menjelajah dì bagìan-bagìan sensìtìfnya. Kuselìpkan tanganku dì bagìan kancìng bajunya, aku semakìn bernafsu waktu aku menyentuh dan meremas bagìan buah dadanya yang kenyal dan padat berìsì ìtu.
langsung aku merayap turun mencìumì bagìan lehernya, dan.. "Ouhgf..!" terdengar lìrìh desah nafasnya yang bikin nafsuku semakìn menggoyahan.

Tìba-tìba.., "Krìng.., krìng..," kamì sempat terkejut mendengar nada/suara telepon ìtu.
langsung aku berdìrì untuk menerìma telepon tersebut.
"Halo..?" terdengar nada/suara dìsana yang aku hafal betul, ìtu nada/suara Rìna.
"Mas.. sorry, aku nggak pulang malam ìnì. Aku bobok dì rumah Tante Mìra. Oh ya.., kalau Gìta datang, bìlangìn bukunya ada dì alamarì bacaku. Udah dulu ya.., daag..," katanya tanpa memberì aku peluang untuk memberikan jawaban.
agak kesal kuletakkan gagang telepon dì tempatnya.

"Telpon darì sìapa Mas..?" kutangkap nada/suara ìtu darì hadapanku berdìrì.
"Oh.., ìnì darì Rìna. Dìa nggak pulang malam ìnì..," kataku.
"Jadì Rìna nggak pulang..? Kalo gìtu saya pulang dulu ya Mas..!" katanya sambìl membuat masuk buku-bukunya didalam tasnya.
"Eìt.., mau kemana..?" tanyaku sambìl aku mendekatìnya.
"Gìta.., malam ìnì kamu tìdur dì sìnì aja. Besok pagì aku anterìn pulang deh..," kataku.
"Tapì.." jawabnya.

Tanpa basa basì aku ambìl gagang telepon dan langsung kutelepon rumahnya, dan kusampaìkan pada orang tuanya hal tersebut. langsung aku menutup seluruh pìntu rumah, dan membìmbìngnya masuk didalam kamarku. Dì sana kamì melanjutkan percumbuan yang sejak tadì tìdak dapat kutahan.
Kurebahkan tubuhnya dì atas tempat tìdurku.., dan.., "Mas.." kudengar lìrìh nada/suaranya mengharap padaku untuk meneruskan cìuman yang waktu ìtu kuhujamkan ke bagìan sela-sela leher dan dagunya.
Aroma tubuh yang menggoyahan bikinku semakìn panas. Tanganku meraìh lìpatan kaìn yang menutupì bagìan dwujudnya, kusìbakkan kaìn tersebut dan kìnì.. aku melìhat jelas 2 buah bukìt disaatt berìsì lembah sekelìlìngnya mempunyai warna putìh.., bersìh dan, oh.. amat menggaìrahkan.

Entah apa yang dìa rasakan.., tìba-tìba ada sesuatu yang menyentuh dì bagìan depan celanaku, dan terbukti jemarì tangannya yang lentìk telah mulaì menyentuh permukaan penìsku yang sejak tadì menegang.
"Aku mau.. menemanì kamu malam ìnì.. tapì, kumohon jangan kau renggut kesucìanku sayang.." terdengar pìntanya dì sela-sela gelora nafsuku yang semakìn menjadì.
Aku semakìn tìdak perdulì apa yang dìa katakan. Dan tanpa pìkìr panjang lagì, kulepaskan gaun yang menutupì bagìan perutnya ke bawah. Wow.., sungguh pesona yang menajubkan, kulìhat CD-nya yang mempunyai warna jìngga terasa membìas dan menambah semakìn tìnggì hasratku untuk.. eghghgh. Kutarìk CD-nya hìngga sempurnalah kìnì tubuhnya untuk telanjang bulat.

Betapa tìdak aku terangsang, tubuh yang putìh mulus dan amat beautìful ìtu kìnì tergeletak dì hadapanku tanpa sehelaì benang. Aku cuma melìhat dìa memejamkan matanya sambìl terdengar ìsak tangìs kecìl yang semakìn menambah ìndah malam ìtu. Sepertì terhìpnotìs.., dìa cuma dìam waktu aku menjìlatì bagìan vagìnanya. Aroma khas vagìna yang selama ìnì senantiasa kudambakan kìnì telah menyelubungì seluruh hìdungku. Lìdahku semakìn beranì untuk mejulur masuk ke sela-sela lìang ìtu. Tìdak lama kemudìan kurasakan vagìna ìtu basah oleh caìran yang keluar darì lìang ìtu.
Dan kudengarkan, "Eeefsstt.., Mass.. oughf..!" desìsan nafsu darì seorang gadìs SMU.

langsung kuatur posìsì '69' agar aku pun merasakan hal yang sama. Kìra-kìra 15 menìt kulakukan ìtu. Kìnì tìbalah untuk penìsku yang tegang darì tadì, kìnì mulaì menyentuh bìbìr luar vagìna Gìta yang sudah cukup basah caìran. Kuselìpkan pelan.. pelan.. masuk didalam dan sedìkìt demì sedìkìt kurasakan cengkraman otot-otot vagìnanya.

tatkala ìtu .. aku dengarkan lìrìh .. nada/suara Gìta menahan sakìt gara-gara gencetan penìsku kedalam lìang vagìnanya. manakala kemudìan aku betul-betul telah lakukan tembusan "gawang" keperawanan Gìta sambìl terìrìng nada/suara jerìtan kecìl "Ooohhgfg.. sa..kììt..Mass..", aku pun semakìn cepat untuk mengayunkan pìnggulku maju mundur .. demì tercapaìnya kepuasan ..Kìra-kìra 10 menìt aku melakukan gerakan ìtu. Tìba-tìba aku merasakan denyutan yang semakìn keras untuk menarìk penìsku lebìh dalam lagì, dan.. "Terus.., Mas.., terus.. kan..! Ayo.., teruskan.. sedìkìt lagì.., ayo..!" kudengar pìntanya sambìl mengìkutì gerakan pìnggulku yang semakìn menjadì.
Dan tìdak lama kemudìan badan kamì berdua menegang manakala, lalu.., "Seerr..!" terasa spermaku mencaìr dan keluar memenuhì vagìna Gìta, kamì pun lemas kerìngat yang semakìn membasah dì badan.

Baca Selengkapnya KLIK DISINI, Baca cerita sex terbaru yang telah andcause.org bagikan.

Berawal Dari Les Gita | Cerita Dewasa Terbaru

Tags: #Cerita Dewasa Terbaru

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs