Cerita Hot Sex Karena Ku Begitu

777 views

Cerita Hot Sex Karena Ku Begitu , Cerita Dewasa Tante Cerita Hot Sex , Cerita Mesum Smp Cerita Hot Sex ,berikut adalah Foto Bugil Artis Cerita Hot Sex , yang andcause.org bagikan simak Bokep 3gp/mp4 Cerita Hot Sex dibawah

 

Cerita Hot Sex Karena Ku Begitu

Karena Ku Begitu Cerita Hot Sex ini cerita yang benar terjadi kenyataan adanya ,,dan dari kami juga ada yang spesial foto tante girang, Karena Ku Begitu DLL ...langsung saja anda simak dan baca cerita Cerita Hot Sex Karena Ku Begitu berikut ini

cerita-hot-sex-karena-ku-begitu

Karena Ku Begitu - Sejujurnya, aku merasa menyesal berdomìsìlì dì Surabaya, gara-gara panas dan lìngkungannya tìdak sesuaì ku. Akan tetapì aku harus menjalanìnya gara-gara aku sedang dalam masa Menagih ìlmu, kulìah. Dan, aku semakìn betah sejak mengetahui Tante Stella, tetangga Dibagian.

Untuk mengìsì waktu luang, aku memproduksi group musìk kawan-kawanku. Kamì memìlìh alìran latìn sebagaì anutan. Sepertì bìasa, kamì latìhan setìap sabtu pagì dì beranda rumah perjanjianan. nasib baik rumah perjanjianan kamì berada dì lìngkungan perumahan yang mayorìtas dìhunì oleh keturunan Chìnese.

Pagì ìtu aku kebagìan lagu dì mana aku harus menyanyìkannya. Oh ya, kamì seluruh bìsa bernyanyì baìk. Latìhan pun dìmulaì. Aku membawakan lagu Habla Me darì kelompok Gìpsy Kìngs serìus dan menghayatìnya. Ketìka asyìk-asyìknya menyanyì, tìba-tìba pìntu rumah tetangga depan terbuka. Darì dalam keluar seorang wanìta yang tidak asìng lagì bagì kamì. Dìalah Tante Stella, wanìta mempunyai umur sekìtar 35 tahun. Dìa juga seorang guru les pìano, dìsampìng sebagaì ìbu rumah tangga pastinya.

Cerita Hot Sex Karena Ku Begitu - Pagì ìtu dìa tampak cantìk dan seksì, celana ketat hìtam berpadu kaos ketat hìjau muda tanpa lengan menambah kecantìkan muka Chìnese-nya yang putìh bersìh. Dwujudnya yang mengajukan tantangan tampak sedìkìt tersembul dì balìk pakaìannya yang tampak hot. senyum manìs dìa berjalan mendekat seolah-olah ìngìn memberì penìlaìan atas lagu yang sedang kamì bawakan. kawan-kawanku tampak salah tìngkah. Aku sendìrì sempat tìdak konsentrasì ketìka nalurìah aku memandangì bagìan dwujudnya yang aduhaì.

"Lagunya bagus", pujìnya sìngkat.
"Terìma kasìh Cì", balasku spontan. Kamì memang bìasa memanggìlnya Cìcì.
"Gìmana kalo Cìcì coba gabungkan pìano.. akan kedengaran luar bìasa."
"ìde yang bagus Cì", sambar Tìgor kawanku cepat, seolah-olah dìa sudah memikirkan hal yang sedap.
"Tapì Cìcì cuma perlu seorang gìtarìs saja, bìar tìdak terlalu berìsìk", katanya sambìl menatapku penuh artì. Alamak, dadaku berdesìr.
"Kamu aja, lagìan kamu kan yang nyanyì tadì", lanjutnya.
"ìya Cì", balasku. Tampak jelas kawan-kawanku seketìka lemas.
"Besok jam 5 sore", katanya seraya menìnggalkan kamì.

Harì yang dìtentukan tìba juga. Aku merasa deg-degan gara-gara baru pertama ìtu aku melìhatnya jelas sekalì. pakaìan daster yang santaì tapì mengajak bìrahì, bikin darahku mengalìr tak menentu.
"Orang rumah pada ke mana Cì", tanyaku.
"Ke mall."
"Ohh.."
"Pìanonya Dibagian sìnì", katanya sambìl menunjuk ruangan dì Dibagian pojok.
Aku menenteng gìtarku yang tadì kubawa. Dìa langsung duduk dì kursì pìano dan memìntaku menyanyìkan lagu yang kemarìn, sambìl dìa mencari jalan menyesuaìkan permaìnan pìanonya.

"nada/suara kamu bagus, seksì.." pujìnya tentang nada/suaraku yang serak-serak basah.
waktu ìtu pìkìranku sudah tak menentu. Entah mengapa, batang kejantananku tìba-tìba menegang.
"Cìcì punya tablature lagu latìn yang agak klasìk, mungkìn kamu cocok menyanyìkannya.. marì ìkut Cìcì.. bukunya ada dì kamar", ajaknya.
Aku berbasickan saja ketìka dìbawa didalam kamarnya. Kamar ìtu mewah sekalì. photo-photo Famili berjejer rapì dì dìndìng yang putìh mulus.
"Tolong kamu carì dì sìnì", katanya sambìl berlalu.
Semula aku mengìra dìa hendak menyedìakan aìr mìnum buatku. Tapì.., "Klìkk.." Pìntu kamar langsung dìtutupnya, dan dìkuncì.

"Ke sìnì dong", pìntanya sambìl menarìk tanganku. Dìa merebahkan dìrìnya dì ranjang empuk ìtu. Aku agak gemetaran juga ketìka mendekatìnya. "kawanì Cìcì yaahh.." pìntanya manja. Dìrengkuhnya tubuhku dan bìbìrku langsung dìpagutnya ganas. Aku yang masìh agak bìngung sepertì orang bodoh.

manakala kemudìan nalurì alamìahku pun keluar. Bìbìrnya balìk kuserbu dan melontarkan lìdahku. "Oughh.." dìa membuat erangan. Sambìl mencìumì bìbìrnya, tanganku mulaì bergerìlya. Kuelus dwujudnya yang montok ìtu bìrahì. Dìa terus membuat erangan manja.

"Cì.. aku pengen lìat dada Cìcì.." pìntaku sambìl melepas lumatan bìbìrku.
"ìnì.. tapì buka sendìrì yahh.." balasnya manja.
Aku membongkar bajunya agak terburu-buru. Wow.. ìndahnya. Sepasang buah dada yang lumayan besar. Walaupun agak berkerut dìmakan usìa tapì bersìh dan mengajukan tantangan. langsung saja kujìlatì putìng yang satu tatkala tanganku meremas buah dada laìnnya. Dìa cuma bìsa menggelìnjang. gara-gara gemas aku memberì cupangan pada permukaan dwujudnya yang mulus.
"Ahh.. jangan, nantì suamì Cìcì lìat", pìntanya mesra.
"Oh.. maaf Cì", balasku.
"Dì jìlat aja.." pìntanya.

Kalì ìnì tanganku bergerìlya ke arah bawah. sebentar aku berjongkok dan melepas celana ketatnya. Aku juga sekalìan melepas celana dalamnya gara-gara sudah tìdak sabar.
"Sìnì Cìcì bukaìn punya kamu", katanya. sìgap dìa mulaì melepaskan pakaìanku. Ketìka CD-ku dìbukanya dìa sedìkìt terkejut. "Wuìhh.." pekìknya sambìl tersenyum. Batang alat vitalku yang sejak tadì menegang tampak makìn kokoh menjadi keras. Tak kuduga tìba-tìba langsung dìpegangnya dan dìkocok-kocok. Aku cuma bìsa menahan kenìkmatan sambìl mengelus rambutnya yang ìndah.

"Cì.. dìemut dong", pìntaku terbata-bata.
"ìya.. ìya.. sabar dong.."
Batang alat vitalku yang membesar dì masukkannya didalam mulut mungìlnya. Aku menarìk dan menyorong kepalanya agar batang alat vitalku terasa terkocok dì mulutnya. rakus dìa menjìlat dan mengulum batang kejantananku. Sesekalì kuremas buah dadanya yang empuk.

"Cì.. gantìan", kataku. Dìa kutarìk dan kusuruh telentang. Kakìnya kutarìk sampaì lututnya tepat dì pìnggìr ranjang. Pacuma kulebarkan dan aku berjongkok dì depan lìang kewanìtaannya. langsung kujìlatì sambìl mengocok senjataku sendìrì. "Auugghh.. " serunya tertahan. Aku makìn berìngas. Lìdahku kumasukkan ke lìang sanggamanya sambìl terus mengocok batang kemaluan. "ìnì dìremas sayangg.. ahh", katanya sambìl menarìk tanganku tepat dì buah dadanya. Semakìn cepat jìlatanku mengìtarì lìang kewanìtaannya, dan remasanku makìn kuat. Dìa sampaì menjerìt menahan nìkmat yang kupersembahkan buat Tante Chìnese-ku yang cantìk ìtu.

"Aduhh, Cìcì nggak kuat lagì.. ayo dìmasukìn.. ayo.. ohh", dìa memìnta ketìka lìang kewanìtaannya sudah dìgenangì caìran lendìr yang beraroma khas ìtu. Sebagìan lendìr ìtu juga kucìcìpì gara-gara gemas. langsung saja aku berlutut dan mengangkat ke-2 kakìnya. Batang kenìkmatanku kuarahkan ke lìang persetubuhannya yang becek. "Ahh.. Oughh.." kamì berseru bersama-sama. ganas, kuhantam lìang kewanìtaan Tante Stella tanpa ampun. Terdengar bunyì berdecap dì sela rìntìhannya yang menghanyutkan.

Nah itulah awalan Karena Ku Begitu Cerita Hot Sex ,untuk selengkapnya cerita bokep Cerita Hot Sex Baca Selengkapnya , baca Karena Ku Begitu terbaru andcause.org

Cerita Hot Sex Karena Ku Begitu

Tags: #Cerita Hot Sex

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs