Cerita Hot Wanita Hamil Menggoda

1152 views

Cerita Hot Wanita Hamil Menggoda

Cerita Bokep , Cerita Bokep Sex , Cerita Dewasa Hot , Cerita Sedarah , Cerita Abg Ngentot untuk bisa membuat anda bergairah. Dan Simak Juga Berbagi Kumpulan Cerita Bokep , Foto Abg Bugil dan juga Video Bokep 3GP dari web kami. Cerita Hot Wanita Hamil Menggoda Dan Berikut Sinopsis ceritanya :

cerita-hot-wanita-hamil-menggodaCerita Dewasa Hot - Saya ialah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di selatan Jakarta. Salam kenal untuk Masyarakat situs 17tahun. Awal cerita saya dimulai waktu saya menghadiri sesuatu acara pemberian apresiasi, di sana saya datang kawan saya, sebut saja Hamdan. Saya diperkenalkan ôleh kawan saya pada salah satu tamu yang hadir di acara tersebut, dan terbukti sesudah dipertegas, nama tamu tersebut ialah DB. Yang Buntutnya saya ketahui dia ialah salah satu artis indônesia. Singkat cerita, malam itu berlalu begitu saja.
Seminggu sesudah perjumpaan tersebut, saya ditawari untuk menggarap prôyek perayaan Hari Ulang Tahun ôleh kawan yang mengetahuikan saya DB, memang bidang saya ialah entertaiment. kawan saya yang mengetahuikan saya namanya Shebi. Singkat kata, saya terima prôyek yang diberikan ôleh Shebi. Dan terbukti yang punya kerjaan itu ialah DB, untuk perayaan ulang tahunnya yang ke 34.
Saya pun dipertemukan ôleh Shebi DB di rumah DB yang terlihat cukup megah. Saya dan Shebi menanti DB yang sedang mandi di ruang Famili. Di sana saya bercakap-cakap tidak sedikit Shebi (yang perlu pembaca ketahui, Shebi sedang hamil 7 bulan). ôbrôlan diadakan santai dan sampai menyerempet ke masalah kehidupan seks Shebi, terbukti Shebi yang memiliki tinggi 170 cm, ukuran BH 38, dan m size ini memiliki libidô seks yang cukup tinggi. Shebi pun mulai membuat jadi rapat pôsisi duduknya mendekati saya (gara-gara kami duduk di atas sôfa yang sama/sôfa panjang).
"Dra.. côba kamu pegang perutku, sepertinya jabang bayiku ini ingin berkenalan mu deh..!" kata Shebi.
"Ah kamu bisa saja Sheb..!" kata saya yang tidak mengetahuinya arti sinyal dari Shebi itu.
"Kalau nggak percaya, côba saja kamu pegang perutku ini..!" tutur Shebi yang kali ini memaksa tangan saya untuk memegang perutnya yang sudah terlihat buncit.
Dan benar, sepertinya ada yang bergerak-gerak dari dalam perutnya.
"Dra.. kamu pernah ngerasain begituan ôrang hamil..?" tutur Shebi yang bikin saya kaget.
"Mmm.. mm, belum tuh Sheb..""Memangnya enak apa terasa..?" tanya saya keheranan.
"Wah endang lôh terasa.."
"itu kuketahui dari suami dan brôndông-brôndôngku.." tutur Shebi yang bikin saya tersentak tambah kaget.
"Mmm.. begitu.." kata saya agak sedikit sôk tenang, meskipun tegangan tubuh sudah agak naik.
"Kôk jawabannya cuma segitu, apa kamu nggak mau nyôbain..?" ucap Shebi yang sedikit kesal gara-gara persepsi saya cuma sebatas itu, sedang pôsisi kami sudah semakin dekat.
Shebi menarik sedikit ke atas lông dress yang dikenakannya, dan terlihat paha mulus yang sedikit memperlihatkan timbunan lemak di sisi-sisinya dan sedikit CD hitam. Saya pun terdiam sebentar, lalu saya pegang kepala dan menatapnya serta meyakinkannya.
"Sheb.., tidaklah aku tidak ingin mencari jalan tawaran yang spektakuler ini, tetapi kamu harus lihat kita ini dimana..? Tetapi bila kamu tawari aku di pôsisi yang pas, tentulah aku tak lagi menangkis..!" kata saya mencari jalan menenangkan suasana yang semakin panas itu.
Saya sadar bahwa kami datang ke tempatnya DB dalam rangka suatu kerjaan, dan aku terhitung ôrang yang menjunjung tinggi prôfesiônalisme.
"Aku tau apa yang kamu khawatirkan Dra.." balas Shebi sambil menutup bibir saya jari telunjuknya.
"Kau harus tau bahwa DB itu penganut seks bebas, dan tentu dôi tak lagi marah kalau kita bercinta di sini, dan lagi pula di sini tidak ada ôrang lain selain DB.." kata Shebi mencari jalan meyakinkan saya sambil perlahan mengangkat kaôs yang saya pakai ke atas, dan jarinya bermain di atas puting saya sambil memainkan lidahnya sendiri membasahi bibirnya yang sudah basah.
Mendengar perkataannya yang meyakinkan serta juga ditambah perlakuannya yang mencari jalan merangsang birahi saya, saya semakin yakin akan situasi yang ada. Saya pun mulai berani untuk meraba dada Shebi yang besar tanpa membôngkar pakaian yang melekat di tubuhnya. Shebi pun bertambah liar menyusupkan tangannya mencari batang kemaluan saya yang sudah menegang sejak tadi. Sambil memilin putingnya tanpa membôngkar pakaiannya, tangan kiri saya pun bergerak ke bawah sambil membiarkan tangan kanan saya untuk tetap berada di atas dan Shebi pun melakukan desahan.
Sampai di tempat yang saya tuju, tangan kiri saya pun meraba dari luar CD Shebi, dan terasa ada yang basah dan lengket di sana. Lalu bibir kami pun saling mendekat dan terjadi perciuman yang cukup lama. Kami pun terlihat sudah semakin berkeringat. Kemudian tangan yang berada di wilayah sensitif Shebi pun sepertinya mulai aktif melôrôtkan CD hitam Shebi, dan saya merasakan sentuhan bulu-bulu lebat yang sepertinya tertata rapih. Shebi pun telah berhasil melôntarkan senjata kemaluan saya dan mengôcôk-ngôcôknya perlahan. Saya yang merasa penasaran ingin melihat kemaluan ôrang hamil, lalu menghentikan ciuman kami dan turun ke arah kemaluan Shebi yang duduk di sôfa. terbukti tebakan saya benar, liang kemaluan Shebi yang lebat terbukti betul-betul tertata rapih. Saya pun mulai tergiur untuk merasakan bibir kewanitaan itu mulai mejilatinya lembut.
"Achh.., achh.. kamu pintar Dra..! Truuss.. Draa..!" Shebi pun terlihat sudah tidak dapat mengôntrôl ucapan dan intensitas nada/suaranya.
Shebi meluruskan tubuhnya di atas sôfa sambil mengôcôk senjata kemaluan saya. Mendapat perlawanan yang demikian nafsunya, saya pun merubah pôsisi menjadi 69. Saya di bawah dan Shebi di atas. terbukti benar kata ôrang, kemaluan ôrang yang sedang hamil itu gurih terasa.
15 menit berlalu dalam pôsisi 69.
"Dra.. please..! Masukin sekarang Say..!" pinta Shebi yang sudah tidak kuasa lagi menahan gôyahan nafsunya.
Mendengar itu saya tidak langsung berbasickani, tetapi saya tetap saja mengigit, menjilat, meludahi liang kewanitaannya, terlebih klitôris-nya yang sudah mengkilap gara-gara basah.
"Dra.., kamu jahat..!" teriak Shebi diikuti melelehnya air kemaluan Shebi yang tidak sedikit dari liang persetubuhan Shebi, yang menerangkan suatu isyarat Shebi sudah mencapai ôrgasmenya. Saya jilat habis cairan kental yang keluar itu sampai tidak tersisa. Senjata kejantanan saya yang terhenti bergerak itu dikulum ôleh Shebi. gara-gara ôrgasmenya, Shebi mengulum kemaluan saya hingga menjadi merah. Lalu Pertôlôngan tangan, saya masukkan kembali senjata saya itu didalam mulut Shebi sambil menaik-turunkan di dalam mulutnya.
"Aawww..!" saya berteriak gara-gara batang kemaluan saya tergigit Shebi, "Kamu nakal ya..?" kata saya sambil menarik batang kejantanan saya dari mulutnya, lalu membidikkannya ke vagina Shebi.
Saya tidak langsung membuat masuknya, tetapi memainkannya terlebih dulu di bibir vaginanya sampai Shebi sendiri yang membuat maju pantatnya agar batang kemaluan saya dapat langsung masuk, tetapi tetap saja saya tahan agar tidak masuk.
"Dra.., kamu jahat..!" tutur Shebi kesal.
"Habis kamu duluan yang mulai..!" jawab saya.Baca Selengkapnya Cerita Hot Wanita Hamil Menggoda

Nikmati update Cerita Bokep, Cerita Cerita Bokep , dan Juga Berbagai Macam Kumpulan Cerita Bokep Ngentot lainnya dari blog andcause.org.

Cerita Hot Wanita Hamil Menggoda

Pencarian Konten:

Tags: #Cerita Dewasa

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs