Enaknya Emut Penis Gede | Cerita Dewasa

1417 views

Enaknya Emut Penis Gede | Cerita Dewasa

  Enaknya Emut Penis Gede | Cerita Dewasa andcause.org situs terbaik dan terpecaya dalam semua situs Panas diseluruh pelosok negeri. selamat Enaknya Emut Penis Gede nikmati dibawah ini: Cerita Dewasa - Uríng-uríngan ístríku semakín memuncak karena aku tak dapat menjemput ístríku mengajar, karena jadual perkulíahan ístríku mengajar mundur sehíngga ístríku pulang sekítar pukul setengah sepuluh malam bahkan sampaí pukul sepuluh dímana perumahan yang kutempatí sudah sangat sepí. Ketíka hatí kedua aku akan menjemput, aku lewat píntu dapur dí sampíng rumah yang cukup rímbun. Baru píntu kubuka sedíkít, kulíhat ístríku yang mengenakan blouse merah dan rok klok hítam turun darí boncengan sepeda penjaga malam yang kukenal bernama Pak Deran , lelakí tua berumur 65 tahunan, tapí masíh tegap ítu. "Teríma kasíh, Pak Deran….!!! ” kata ístríku pelan "Aah, nggak papa, saya senang, kok tolongín, íbu….!!!!! ,” kata Pak Deran sambíl cengar cengír dan tak kunyana tangan kírí Pak Deran memegang tangan ístríku dan mengarahkan ke selangkangan nya yang menyembul, sedang tangan kanan Pak Deran langsung meremas remas payudara kanan ístríku. Akupun teríngat omongan Pak Deran saat awal-awal aku berkenalan. dímana Pak Deran pernah berceríta seríng waníta yang sudah bersuamí dí desanya díbuatnya kelenger oleh batang kemaluan, dan nama Deran adalah nama olok-oloknya kepanjangan darí Gedí sak Jaran, sebesar punya kuda, dan Pak Deran tak punya tempat tínggal tetap sehíngga tídurnya berpíndah-píndah dí rumah teman-teman se desa nya yang ada dí kotaku dan ía juga pernah berceríta padaku, ístrí temannya seríng día setubuhí saat suamínya tídur pulas. Esok malamnya aku bersembunyí beberapa meter sebelum jalan masuk perumahanku dan beberapa saat kemudían darí kejauhan kulíhat Pak Deran tengah membonceng ístríku dengan sepeda bututnya dan aku mengambíl posísí yang terlíndung tapí dapat melíhat darí dekat. Hatíkupun berdegup kencang saat kulíhat ístríku bergayut menempelkan payudara kanannya ke pínggang Pak Deran dan kakíku hampír tak dapat berdírí saat kulíhat kedua tangan ístríku sedang mengocok dan mengelus-elus batang kemaluan Pak Deran yang sebesar batang kemaluan kuda ítu sehíngga aku sempat melíhat jarí-jarí tangan ístríku tak dapat menggenggam batang kemaluan Pak Deran. Beberapa saat Pak Deran dan ístríku berlalu, aku sedíkít berlarí agar aku sampaí dí rumah sebelum ístríku dan Pak Deran sampaí dengan mengambíl jalan píntas, tetapí karena kurang hatí-hatí aku terperosok dan kurasakan kakíku terkílír, sehíngga aku tak dapat berjalan cepat. Akupun berusaha berjalan dengan menyeret kakíku, dan akhírnya dengan susah payah aku sampaí dí rumah. Aku lewat píntu dapur dan kulíhat sepeda Pak Deran ada dí balík rerímbunan píntu sampíng. Dengan perlahan aku masuk dan menuju ruang tamu dengan hatí-hatí dan kudengar suara "croop croop” darí ruang tamu, akupun membuka sedíkít selambu yang menutup ruang tamu dan ruang tengah, matakupun seakan terlepas darí tempatnya saat kulíhat ístríku sedang berjongkok dí depan Pak Deran dan tengah mengulum batang kemaluan Pak Deran yang besar panjang dan berurat-urat sebesar cacíng tanah sehíngga mulut ístríku kesulítan mengukum batang kemaluannya yang amat besar ítu, sedangkan tangan kanan Pak Deran menyusup dí blouse kuníng ístríku sedang meremas-remas payudara kírí ístríku dan tangan kanan Pak Deran membelaíbelaí rambut pendek ístríku. Punggung kakí kanan Pak Deran tengah menggosok-ngosok selangkangan ístríku yang duduk jongkok terkangkang dan dí atas meja tamu kulíhat BH típís cream dan celana dalam merah ístríku tergeletak dí dekat tas kerja ístríku. "Oooooohhhhh. …eeuuunaak Bu Yatíí ?!!!!!” kudengar Pak Deran mendesís, akupun benar-benar tak kuat menopang tubuhku dengan satu kakí melíhat ístríku tengah "membayar” kebaíkan Pak Deran untuk menjemputnya darí jalan raya, sehíngga akupun jatuh tersungkur dan membuat ístríku dan Pak Deran kaget. "Bu Yatí, mungkín suamí íbu ..????” kudengar bísíkan Pak Deran. Merekapun berlarí mendapatíku tersungkur. "Kenapa, mas? tanya ístríku. Aku tak menjawab dan merekapun tahu kakíku terkílír karena celanaku berlepotan tanah. Akhírnya akupun dípíjat oleh Pak Deran dan memang agak berkurang sakítnya. Akupun dísuruh Pak Deran berístírahat dan Pak Deran akan kembalí esok pagí. Pak Deran pun berpamítan dan Kudengar ístríku mendesís pelan sebelum píntu depan dítutup. Setelah pak Deran pergí, ístríku menanyakanku darímana dan kujawab aku akan menjemput nya tadí, tapí dítengah jalan terjatuh. Keesokkan pagínya Pak Deran datang dan memíjítku lagí dan terakhír aku tak mengertí kenapa Pak Deran menusuk-nusuk batang kemaluanku dengan sarung kerísnya dan Pak Deran memberíku ramuan untuk dímínumkan kepadaku oleh ístríku. Pagí ítu ístríku memakaí daster darí kaos yang agak ketat, daster íní kesukaanku karena mempunyaí resletíng dí depan sampaí ke perut dan aku tahu pagí ítu ístríku tak mengenakan BH karena kedua putíng susu ístríku yang besar menonjol darí daster kaos ketatnya dan ístríku merías dírí sepertí akan berangkat kerja. ístríku dan Pak Deran keluar darí kamar, sambíl menarík píntu kamar, akan tetapí tídak tertutup rapat dan masíh sedíkít terbuka, setelah aku berpura-pura tídur sehíngga aku masíh dapat mendengar pembícaraan mereka. "Sudah, Jeng Yatí…..!!! ” terdengar kata Pak Deran menyebut ístríku "Jeng”. "Aku masíh takut, Pak ……!!!!” bísík ístríku "Ayo dícoba saja, Jeng Yatí…..!!! ,” bísík lagí Pak Deran. Kemudían ístríku masuk kamar kembalí dan aku sedíkít kaget saat ístríku mengelus elus batang kemaluanku dan aku pura-pura terbangun, sementara batang kemaluanku langsung bangun, kemudían ístríku melepas celana dalam nya. "Eeeeehhh… Dííkkk, apa… Pak Deran sudah pulang….? tanyaku "Sudah…!!! ” ístríku menjawab síngkat dan kíní mengocok batang kemaluan ku, sambíl naík keatas tempat tídur dan mengkangkangkan kedua kakí dí atas tubuhku, sementara selangkangannya mendekatí batang kemaluanku dan….. "Crot crot crot” tak tahan aku, aír maníku lansung keluar saat menempel bulu-bulu kemaluan ístríku. "Aaaaahhhhhh. ….maaasssss. …..!!!! !,” bísík ístríku yang terus mengocok batang kemaluan ku dan tak lama kemudían bísa berdírí lagí dan untuk kedua kalínya aírmaníku tersenbur kembalí saat masíh menempel dí bulu-bulu kemaluan ístríku . "Mas kok, begíní terus. Sudah berapa bulan, mas. Aku sudah píngín sekalí, mas. Aku píngín penyaluran.. !!” kata ístríku sambíl melap aír maníku dí bulu-bulu kemaluan nya. Kemudían ístríku keluar kamar dan kudengar bísíkan Pak Deran "nantí malam…,yaaa. . , Jeng Yatí…!!!” Síangnya aku menahan sakít dí batang kemaluan dan utamanya dí lubang kencíngku sebelum ístríku berangkat mengajar, aku tak mengatakan pada ístríku dan akupun terkulaí dan tertídur híngga kudengar píntu depan terbuka saat ístríku pulang. "Pak Deran saya masíh takut, aahhhh…..! !” terdengar bísíkan ístríku "Ayo, cepat, Jeng Yatí,….” suara mendesak Pak Deran berbísík. Aku menutup wajahku berpura pura tídur saat ístríku masuk kamar dan kulíhat ístríku merías dírí dan melepas semua yang menempel tubuh síntal ístríku tak terkecualí celana dalam dan BHnya pun tak lagí dí tempatnya dan mengambíl kaím panjang dan melílítkan ketubuh síntalnya sehíngga lekuk tubuh ístríku dímana kedua payudara dan kedua putíng nya menonjol dí bagían dada dan pantat bahenol nya. "Mas mas ..!!!” ístríku membangunkanku. "Eeeh ? ada apa, dík….?” tanyaku "Eee ? aku eeee ?. Pak Deran mau míjít aku mas?!!!” kata ístríku terbata-bata. "Lho, kamu sakít atau terjatuh…. ?? tanyaku. "Eehh enggak mas, ee katanya día bísa mengurangí nafsuku ..!!!!” kata ístríku mengagetkanku. Tapí lídahku kelu, tak dapat berbícara. "Maass kan tak bísa memuaskanku, sedangkan aku píngín sekalí, Pak Deran bísa mengurangí nafsuku, mas, bolehkan…. ????” aku hanya díam dan díam, ístríku pun menganggapku setuju.Baca selengkapnya

Enaknya Emut Penis Gede | Cerita Dewasa

Pencarian Konten:

Tags: #Bokep online

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs