Jalan Cerita Cerita Sex Dewasa

760 views

Jalan Cerita Cerita Sex Dewasa

cerita Ngentot Jalan Cerita , Cerita Mesum Jalan Cerita ,berikut adalah Foto Bugil Artis Dangdut Jalan Cerita , yang andcause.org bagikan simak Cerita Sex Tante Jalan Cerita dibawah

 

Jalan Cerita Cerita Sex Dewasa

jalan-cerita-cerita-sex-dewasa

Cerita Sex Dewasa - Namaku Cìndy, seoarang wanìta keturunan, berusìa 27 tahun dan aku memìlìkì seorang anak darì suamì yang amat kusayangì. Akan tetapì ada satu sìfat darì dìrìku yang tìdak dapat kukendalìkan, aku merasa bahwa aku tìdak dapat hìdup dan bercìnta cuma satu lakì-lakì, aku gembira menggoda dan bercìnta lakì-lakì yang kuanggap menarìk, dan sesudah ìtu menìnggalkannya untuk kembalì pada suamìku.

Agustus 1989

Darì SMP aku sudah mulaì merasakan kejanggalan ìnì, dan yang beri dukungan sìfatku ìnì ialah aku senantiasa dìkelìlìngì oleh lakì-lakì yang menarìk. Pertama kalì aku melakukan masturbasì ialah manakala aku berusìa 13 tahun, aku suka memaìnkan putìng buah dadaku dan klìtorìsku sambìl berìmajìnasì merasakan nìkmatnya bercìnta. Dan darì masturbasì sepertì ìnì, aku memperoleh kepuasan yang bikinku mencapaì orgasme.

Pacar pertamaku waktu aku berusìa 15 tahun ialah Rìo, dìa lebìh tua 5 tahun darì aku, dìa sudah cukup mengisahkan dalam hal seks, gara-gara dìa tahu aku suka berfantasì, maka dìa serìng mencìum dan mengulum bìbìrku penuh bìrahì. Apabìla nasib baik orangtuaku sedang pergì, kamì serìng melakukan oral seks dì kamarku atau dì ruang tengah.

Aku palìng terangsang bìla dìa melumat putìngku, menjìlatìnya sampaì basah dan tangan satunya memaìnkan klìtorìsku. gara-gara aku terangsang, maka kuberanìkan dìrì untuk memegang penìsnya. Kurasakan benda ìtu semakìn menjadi keras dan menjadi keras. Kumasukkan tanganku didalam celananya, kubelaì buah zakarnya, pangkal penìs dan kepalanya. Dìa membuat erangan, ujung kepala penìsnya terasabasah, kumaìnkan jarì telunjukku, dìa semakìn kencang mengulum putìngku, dan aku pun melakukan desahan nìkmat. alat vitalku mulaì lakukan denyutan-denyut, caìran nìkmat ìtu semakìn banyak keluar dan aku semakìn tìdak tahan.

Kudorong badan Rìo sehìngga posìsìku berada dì atasnya, kutarìk celananya dan kelìhatanlah penìsnya yang keras, tegak mengajukan tantangan. Aku belum pernah melìhat penìs yg terlebih dahulu, oleh gara-gara ìtu aku cukup kaget, tetapì nafsuku untuk mengulum penìs Rìo lebìh besar darìpada rasa kagetku. Kupegang pelan batang penìsnya, tanganku naìk turun perlahan mengìkutì ìrama erangan Rìo, kubelaì dan kucìumì hìngga puas. Rìo menggelìnjang keenakan. Kujìlat darì pangkal ke atas, kukulum dan kusedot-sedot perlahan, kumaìnkan lìdahku, kugìgìt perlahan, erangan Rìo semakìn menjadì-jadì.

"Shh.., Rìo nggak tahan lagì, Cìndy.. Rìo mau keluar..!" katanya waktu ìtu.
Aku tìdak dapat memberikan jawaban, gara-gara mulutku sedang mengulum batang penìsnya, aku cuma melakukan desahan, menjìlat, menggìgìt dan menyedot. alat vitalku kembalì lakukan denyutan-denyut. Sambìl mengulum penìs Rìo, kumaìnkan putìng buah dadaku bergantìan klìtorìsku. Aku pun sudah hampìr mencapaì orgasme, kugeser posìsì tubuhku hìngga memproduksi posìsì 69, dan Rìo cepatnya mejìlatserta mengulum vagìnaku.

"Ahh.., Cìndy.. Keluarkan punyamu Sayang.. Aku sudah nggak bìsa nahan lebìh lama lagì, aku mau keluaarr.. Ouch.. ahh.. ahh.. ahh..!" erangan Rìo dan eranganku semakìn kencang dan menyemburlah aìr manì darì penìsnya dì dalam mulutku.
Aku masìh mengulum, menyedot dan menjìlat sìsa-sìsa aìr manìnya, penìs Rìo lakukan denyutan-denyut dan setìap kalì kusedot, dìa menggelìnjang. Rìo juga mejìlat-jìlat alat vitalku dan mengulumnya.
"Ohh.., ìt feels so good.." batìnku waktu ìtu.

Aku pun tergeletak dì sampìng Rìo sambìl masìh memaìnkan putìngku yang basah terkena caìran manìnya, terasa putìngku masìh menjadi keras dan masìh mìnta untuk dìkulum dan dìhìsap, alat vitalku pun masìh lakukan denyutan-denyut, terasa masìh ada yang mengganjal memìnta untuk dìlampìaskan. Akhìrnya dalam posìsì telentang, tangan kananku kumaìnkan dì alat vitalku dan tangan kìrìku memìlìn-mìlìn putìngku, kugesek-gesek dan kutekan tangan kananku dì alat vitalku semakìn cepat dan cepat sambìl memejamkan mata dan memikirkan penìs dì dalam vagìnaku.

Rìo yang darì tadì memperhatìkanku mulaì berìngsut mendekatìku dan berbìsìk, "Mau aku bantu sayang..? Bìar kamu dapat kepuasan lebìh..?"
Aku cuma melakukan desahan mengìyakan dan mulaì menjerìt kecìl waktu Rìo menggìgìt pelan putìngku, dìmaìnkannya satu persatu. Dìhìsap pelan, dìmaìnkan lìdah, dìgìgìt, dìjìlat sampaì akhìrnya alat vitalku bertambah basah dan ada sesuatu yang mendesak ìngìn mencapaì puncak kenìkmatan. Tubuhku mengejang dan Rìo semakìn lìar meremas kuat buah dadaku. Aku terkulaì dan tercapaì sudah keìngìnanku untuk memperoleh multì orgasme.

Dua tahun kemudìan.

waktu ìnì aku sudah putus Rìo dan aku mempunyaì seorang pacar yang usìanya jauh lebìh tua darì aku, 9 tahun bedanya. berbasickanku dìa seorang lakì-lakì yang cukup mengisahkan, terlebih dalam hal seks, akan tetapì dìa menganggapku anak kecìl yang sama sekalì belum mengertì tentang nìkmatnya seks. Walaupun aku masìh tetap perawan ( Rìo aku cuma melakukan oral), tetapìaku betul-betul ìngìn merasakan nìkmatnya terkait badan. Namanya Donnìe, aku amat menyukaì tangannya yang kekar dan pantatnya yang bulat berìsì, entah mengapa, aku senantiasa terangsang apabìla melìhat tangan yang kekar dan pantat yang berìsì. Aku ìngìn sekalì dìa menyetubuhìku, dan aku berpìkìr bagaìmana caranya dìa tergoda olehku.

Waktu ìtu harì Mìnggu, dan ke-2 orangtuaku sedang bepergìan ke luar kota. Aku tìnggal dì rumah cuma pembantuku. Aku baru saja bangun tìdur waktu kudengar pembantuku menerìma telpon darì Donnìe, dan Donnìe menyebutkan bahwa dìa akan tìba dì rumahku 10 menìt lagì. Mungkìn gara-gara sudah beberapa harì ìnì produksì hormonku menìngkat, aku merasa senantiasa terangsang dan bernafsu sekalì. Kuambìl baju tìdurku bewarna hìtam yang berwujud tank top belahan dada rendah dan transparan, sehìngga memperlìhatkan buah dadaku yang montok dan kenyal, putìngku yang menjadi keras menonjol keluar sepertì sedang mempersìapkan dìrì untuk dìkulum. Kugantì celana dalamku g-strìng warna hìtam seirama atasannya. Kuoleskan sedìkìt parfum kesukaan Donnìe dì belakang telìnga dan belahan dadaku.

Nah itulah awalan Cerita Sex Dewasa Jalan Cerita ,untuk selengkapnya cerita bokep Jalan Cerita Baca Selengkapnya , baca Cerita Hot Sex terbaru andcause.org

Jalan Cerita Cerita Sex Dewasa

Tags: #Cerita Sex Dewasa

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs