Kunikmati Tubuh Ika Yang Seksi | Cerita Panas

815 views

Kunikmati Tubuh Ika Yang Seksi | Cerita Panas

  Kunikmati Tubuh Ika Yang Seksi | Cerita Panas andcause.org situs terbaik dan terpecaya dalam semua situs Panas diseluruh pelosok negeri. selamat Kunikmati Tubuh Ika Yang Seksi nikmati dibawah ini: Cerita Panas - Namaku íka, aku berasal darí Jember sebuah kota dí Jawa Tímur, saat íní aku berusía 27 tahun, lulusan darí suatu uníversítas negerí díkota Semarang. Saat íní aku sudah meníkah dan tínggal dí Denpasar. Suamíku bekerja dísebuah Asuransí BUMN, jadí setíap harí aku hanya dítemaní pembantu serta komputer yang menyebabkan aku jadí tídak kesepían lagí. Setíap saat aku bísa akses kemana mana termasuk ke sítus ceríta bíru antara laín Ceríta-Ceríta Seru™. Lama kelamaan tímbul keíngínanku untuk mencerítakan pengalamanku yang aku rasa índah sekalí dan mungkín anda sekalían íngín mengetahuínya. Jíkalau dalam cerítaku íní ada urutannya yang jungkír balík, mohon dímaafkan, karena awal kejadíannya sudah cukup lama. Aku sendírí coba menyusun kísah nyataku íní sejak akhír 1997, berkalí kalí aku koreksí dan rubah agar sesuaí dengan kenyataan yang aku alamí. Ada beberapa moment yang bísa kucerítakan secara detaíl, karena aku tak akan pernah melupakan moment tersebut, namun juga ada yang aku cerítakan hanya selíntasan. Menjelang akhír kulíahku dítahun 1990, aku berusaha mencarí pekerjaan, dísampíng untuk mencarí pengalaman, aku juga íngín mendapatkan tambahan uang saku. Untunglah berkat kebaíkan seorang dosen, maka aku berhasíl bekerja dísebuah perusahaan pengangkutan. Bossku orangnya sangat baík, día dengan telaten mengajaríku apa yang harus kulakukan, demíkían juga aku tetap díberínya kesempatan untuk menínggalkan pekerjaan guna kulíah. Tetapí darí pandangannya serta kata katanya, aku tahu kalau sejak awal bossku íní mengíngínkan aku. Tetapí aku acuh saja, karena dísampíng aku masíh perawan, aku juga sudah punya pacar kakak kelasku yang berasal darí luar pulau. Tetapí semua íní tídak membuat bossku jadí sakít hatí, día malahan memberí aku fasílítas sepeda motor serta seríng sekalí día memberí uang tambahan dísampíng uang gajían yang selalu aku teríma, semua íní membuat hídupku jadí berlebíhan, malahan aku sekarang mampu untuk tampíl lebíh cakep, karena aku punya duít cukup untuk membelí kebutuhan kebutuhanku. Setíap kalí aku dípanggíl bossku díkantornya, pembícaraan kamí selalu mengarah kepada masalah seks, bossku seríngkalí menanyakan apakah aku masíh perawan yang selalu kujawab dengan sejujurnya, día tak pernah berusaha untuk menggangguku, hanya ceríta ceríta tentang pengalamannya mengenaí seks seríngkalí membuat aku panas díngín dan selalu íngín mendengarnya lagí. Setíap kalí mendengar ceríta yang merangsang ítu aku selalu merasa íngín kencíng dan bíasanya kemaluanku menjadí basah kuyup. Namun semua íní tak pernah díketahuí oleh bossku, hanya saja begítu sampaí dírumah kulampíaskan nafsuku ítu pada pacarku dengan bercíuman dan membíarkannya meremas remas buah dadaku dan akupun meremas remas kemaluannya sampaí día mengeluarkan spermanya. Oh ya, aku tínggal dírumah kontrakan, jadí aku bebas untuk berpacaran. Aku sebenarnya sangat íngín merasakan enaknya persetubuhan yang seríng aku dengar dan belakangan íní selalu dícerítakan oleh bossku padaku, tetapí pacarku tídak beraní memerawaníku, meskípun seríngkalí kurayu dan bahkan pernah aku membelí kondom agar día mau memakaínya, tetapí día selalu menolak karena takut kalau aku hamíl. Síang ítu suasana díkantorku sepí sekalí, karena bíasanya pada harí Senín semua karyawan pría kebanyakan keluar untuk mengambíl laporan darí cabang cabang, aku sendírí juga agak santaí bekerja karena semua pekerjaan sudah habís díkerjakan pada harí Sabtu dan saat íní aku tínggal menunggu laporan baru darí cabang yang belum datang juga. Saat ítu tíba tíba bossku memanggílku keruangannya, aku tersenyum sendírí mendengar panggílan bossku íní, karena sepertí bíasanya bílamana keadaan sepí, maka día selalu memanggíl aku atau karyawatí yang laínnya untuk díajak omong omong soal seks. Aku bergegas naík keruang atas tempat kantor bossku. Tanpa mengetuk píntu lagí aku langsung masuk dan duduk dídepan mejanya. Día langsung bertanya apakah saat ítu aku mens, ketíka aku jawab tídak, día berkata lagí bahwa saat ítu día sedang bernafsu sekalí, karena tadí malam día tak sempat berhubungan seks dengan ísterínya yang sedang mens. Aku tertawa gelí dan menanyakan mengapa día tak masturbasí saja, sepertí yang seríng día lakukan dídepanku. Día berkata seríus, bahwa kalí íní día kepengen aku yang melakukannya dan untuk ítu día akan memberí aku hadíah yang menggembírakan. Melíhat aku ragu ragu, bossku segera berdírí darí kursínya dan menuju píntu serta menguncínya, día mengeluarkan kemaluannya yang sudah tegang ítu kehadapanku. Dengan agak gemetar aku memberaníkan dírí untuk berjongkok dídepan kemaluan bossku dan memíjat míjatnya, bossku menggelíat keenakan dan tangannya mulaí mengembara menyelusupí bajuku dan íkut meremas remas buah dadaku. Aku jadí íkut terangsang sehíngga aku bangkít berdírí dan menempelkan badanku kebadannya untuk menahan rasa gelí ítu. Merasa mendapat angín, bossku merogoh buah dadaku darí balík blouseku dan memasukkan tangannya kedalam behaku. Remasan remasan kasar dísertaí cubítan cubítan pada putíng buah dadaku membuat aku menggelínjang dan mendesah. Dengan pelahan bossku mendorongku kearah meja kerjanya dan membaríngkan aku dísítu, sementara tanganku masíh terus mengocok kemaluannya yang terasa makín panas ítu. Ketíka aku sudah terlentang díatas meja kerja yang masíh bertebaran buku dan kertas ítu, bossku membuka blouseku dan merenggut behaku sehíngga buah dadaku yang sudah kaku keras ítu sepertínya melompat keluar. Tanpa ragu ragu bossku mengulum putíng buah dadaku yang mengeras sepertí keríkíl ítu, aku memejamkan mata dan menggígít bíbír menahan rasa gelí yang membuat tubuhku berkeríngat serta vagínaku jadí gelí sekalí ítu. Saat ítulah tanpa kuduga bossku melenguh keras dan aír manínya berhamburan menyemprot kelantaí. Darí pengalamanku mengocok kemaluan pacarku, maka aku terus mengocok sampaí semprotannya habís, barulah kuurut kemaluan bossku sampaí tuntas aír manínya. Karena malu, setelah bossku menumpahkan aír manínya, aku segera membenahí pakaíanku dan duduk díkursí dísofa dekat meja kerja bossku. Bossku sendírí dengan gemetar merapíkan celananya serta tersenyum penuh kepuasan, aku bertanya apakah día sudah puas, día hanya menjawab dengan anggukan kepala. Ketíka aku mínta íjín untuk kembalí kemejaku, bossku tak melarang bahkan día sempat mencíumku serta menyelípkan uang dítanganku. Setelah keluar darí ruangan bossku kulírík uang yang dítanganku ternyata beberapa lembar uang límapuluh ríbuan. Aku bergegas turun mumpung tak ada temanku yang díbawah. Aku masíh terus membayangkan rasa níkmat yang tadí díberíkan oleh bossku ítu, rasanya tak mau hílang juga, ketíka kuraba pangkal pahaku, kurasakan celana dalamku basah kuyup. Aku sudah tak sabar lagí menunggu jam empat sore, agar supaya bísa cepat pulang dan mengajak pacarku untuk maín ( kalau día mau ) Namun sepertí yang lalu lalu, aku meníkmatí cumbuan cumbuan yang membuat aku klímaks, tapí tanpa hubungan seks yang sebenarnya sangat aku dambakan ítu. Tak kusangka bahwa pacarku demíkían alím dan setía menjaga kesucíanku, padahal aku sendírí yang menawarkan tubuhku, tetapí día bersíkeras menolaknya. Kadang kadang aku merasa malu juga dengan hal íní, tetapí mungkín sudah darí sononya pacarku memílíkí íman yang kuat, berbeda denganku yang ímannya lemah ítu.Baca selengkapnya

Kunikmati Tubuh Ika Yang Seksi | Cerita Panas

Tags: #Bokep online

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs