Menpora Jangan Intervensi Lagi kata Plt Ketum PSSI

432 views

PSSi menganggap permintaan Kantor Menpora yang cuma memberi rekomendasi tempat penyelenggaraan Kongres Pemilihan di Yogyakarta Selayak sesuatu intervensi.

Sejalinan itu, PSSi mengimbau Menpora, imam Nahrawi untuk tidak intervensi dan memaksakan tempat Kongres Pemilihan tersebut.

yg terlebih dahulu, Menpora imam Nahrawi mengirim surat padaPSSi dan menginstruksikan pada organisasi sepakbola nasional itu agar memalingkan tempat penyelenggaraan Kongres Pemilihan Exco PSSi 2016-2021 dari Makassar ke Yogyakarta.

Dicatat diatas kertas surat berkop Kantor Kemenpora, surat bernomor S.2844/MENPORA/iX/2016 yang bersifat amat langsung perihal rekomendasi, dicatat pada 9 September dan ditandatangani langsung oleh Menpora imam Nahrawi.

intinya, Menpora memberi rekomendasi tempat Kongres Pemilihan di Yogyakarta, bukan di Makassar layaknya dikehendali oleh PSSi.

Menyikapi surat Kantor Menpora yang ditembuskan pada Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Gubernur Di Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubowono X, Pelaksana Tugas Ketua UmumPSSi, Hinca Pandjaitan menyebutkan bahwa ketetapan tempat Kongres Pemilihan Exco PSSi 2016-2021, yakni di Makassar, Sulsel, 17 Oktober 2016, sudah diputuskan pada 11 Agustus lalu.

“Penentuan tempat Kongres ialah wewenang atau domainPSSi,” papar Hinca, Senin (12/9) malam.

ia juga mengucap dgn tegas, Makassar sudah terima dan menyanggupi menjadi tuan Tempat Tinggal dari Kongres Pemilihan PSSi2016 ini.

“Kami sudah Siapkan segala prosesnya. Semoga pemerintah dapat mengerti dan menghargainya,” jelas Hinca.

Salah satu evaluasi, Kantor Menpora merekomendasikan Yogyakarta sejalan kemauan Kepala Negara Joko Widodo menimpa reformasi jumlah semua PSSi.

Yogyakarta ialah tempat kelahiran PSSi. Biarpun seperti itu, surat Kantor Menpora memang membuat timbul pro-kontra. Komunitas sepakbola nasional tidak sama pendapat menyikapinya.

Sebagian menyebutkan, bahwa surat Menpora sudah bersifat intervensi, mengingat penentuan tempat kongres sepenuhnya ialah hak PSSi. akan tetapi, sebagian memberikan pendapat bahwa surat Menpora tetap normatif, baru bersifat permintaan, bukan pemaksaan.

“Pemerintah pada prinsipnya ingin Kongres Pemilihan berjalan baik, lancar dan berhasil, dan itu memang sudah menjadi kemauan kita ,” tutur Augie Benyamin, pengurus teras Asprov PSSi Sumsel.

“Sumsel juga siap menjadi tuan Tempat Tinggal kalau memang dikehendaki, baik oleh PSSi atau pemerintah,” papar Augie.

Show »

“Bagi kami, Kongres Pemilihan bisa berjalan baik, soal tempat di manapun tak jadi masalah,” tutur Khaidir dari Asprov PSSi Aceh.

Yang jelas, surat Menpora membuat timbul kekesalan pada Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto. Makassar, katanya, sudah melakukan persiapan, dan wacana pengalihan tempat Kongres Pemilihan PSSi 2016 ini sama saja melecehkan Makassar.

yg terlebih dahulu, Ketua Umum Pengcab PSSi Jakarta Timur, Gatot Hariyo Sutedjo tidak menganggap surat dari Kantor Menpora tersebut Selayak sesuatu bentuk intervensi dari pemerintah.

“Saya kira itu bukan intervensi. Menpora memberikan saran, dan disebabkan saran itu memang amat baik, seyogyanya memang kita ikuti,” kata salah satu voter (pemilik nada/suara) Kongres PSSi yang juga menjadi calon waketum dan anggota Exco itu.

GH Sutedjo memberi ingatan bahwa sejak awal ‘Kelompok 85’ ‎sudah kurang ‘sreg’ rancangan penyelenggaraan Kongres Pemilihan di Makassar.

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs