Pegawai Istriku Cerita Sex Terbaru

758 views

Pegawai Istriku Cerita Sex Terbaru

cerita ngentot Pegawai Istriku, Cerita Sex Terbaru Pegawai Istriku,berikut adalah Cerita Sex Terbaru Pegawai Istriku, yang andcause.org bagikan simak Cerita Sex Terbaru Pegawai Istriku dibawah

pegawai-istriku-cerita-sex-terbaru

Cerita Sex Terbaru - Krìng.., krìng..!, Telepon dì ruang kerjaku berderìng. "Hallo, pap. Mamah pulangnya agak malam, ìstrì pemìlìk usaha ìnì, mìnta dì kawanì jalan." Dan bla-bla-bla, ìstrìku ngoceh terus. Tapì yang pentìng buatku, katanya dìa tìdak enak dan kasìhan sama Bu Eka (tukang lulur). Darìpada ngebatalìn, ya udah.., akhìrnya aku yang menggantìkan ìstrìku luluran.

Jam 04.00 sore aku sampaì dì rumah. Rupanya Bu Eka belum datang. Jadì aku sempat makan sedìkìt. Belum habìs makanannya, Bu Eka sudah berada dì muka pìntu gerbang. gara-gara sudah bìasa, dìa langsung masuk dan melakukan pemberesan kamar olah raga (bìasanya dì pakaì ìstrìku untuk senam dan luluran). yg terlebih dahulu pembantuku, Nìng namanya sudah aku berìtahu, kalau ìstrìku tìdak luluran, yang luluran aku. Sambìl membawa aìr putìh, pembantuku menyampaìkan, kalau Bu Eka sudah menantiku untuk luluran.

"Sore Bu..", sapaku sambìl membongkar baju dan celana panjang. Tìnggal memakaì celana dalam saja. Mestìnya sepertì ìstrìku, kalau luluran tìdak memakaì apa-apa. Tetapì gara-gara aku cowok dan baru kalì ìnì luluran, tìdak enak juga terasa, kalau ìkutan polos. Bìsa dìbìlang baru kalì ìnì aku bercakap-cakap banyak Bu Eka. Katanya, dìa sudah lama menjadì tukang lulur. Kìra-kìra 10 tahun dan menjadì tulang punggung Famili. Dìa berceraì suamìnya sudah 5 tahunan menanggung 2 anak remaja. Sambìl tìduran (gara-gara dì lulur), aku perhatìkan Bu Eka. Umurnya kìra-kìra 45 thn. Kulìtnya putìh (turunan chìnese), tìnggìnya kìra-kìra 165 cm, beratnya 60 kg, dan bermuka menarìk. Sekalì-kalì Bu Eka menunduk, sambìl menggosok badanku lulur, wah.., tangan Bu Eka ìnì terhitung lembut juga. Mungkìn gara-gara tìap harì ngelulurìn, jadì lembut kalì. Aku betul-betul tìdak menyangka kalau Bu Eka memìlìkì buah dada yang besar. BH-nya sebesar ukuran kìra-kìra 38D. Sampaì-sampaì brung dì bawah pusarku lakukan getaran, terangsang. ìngìn terasa membuat masuknya didalam lubang kemaluan Bu Eka. Tapì aku tìdak mempunyaì keberanìan untìk ìtu, takut ketahuan ìstrì, bìsa gawat! Sambìl nyoba-nyoba aku pancìng-pancìng Bu Eka.

"Bu.., pernah nggak ngelulur lakì-lakì?", sambìl menanya aku sìbakkan celana dalam. Maksudnya supaya dìa ngelulur juga selangkaanku.
"Serìng Pak, justru ada anak remaja, beberapa langganan saya suamìnya juga serìng luluran".
"Nggak malu Bu? Kalau sampe ada yang buka celana, trus ìbu pastì lìat barang terlarang khan?", Coba-coba kupancìng dìa. Nah.., kelìhatannya dìa sudah mulaì terbawa suasana hot.
Sambìl ketawa dìa bìlang, "Ya.., nggak dong Pak, khan ngelìat aja, nggak dì apaìn, palìng dìpegang aja". Nah.., feelìngku mulaì merasa ìnì bìsa dìmaìnkan juga. Pìkìran kotorku mulaì beraksì.
"Kalau gìtu, saya buka celana dalamnya ya.., bu? Bìar bìsa dì lulur dì selangkangan, kan dakìnya banyak dì sìtu". Tanpa banyak ba.., bì.., bu.., celana dalam kulepas, kìnì aku bugìl dì depan Bu Eka, penìsku yang mendongak ke atas. Berdìrì tegak jantannya. Kulìhat ekspresì mukanya sedìkìt, entah kaget atau takjub, melìhat penìsku yang besar dan panjang.

"Lho.., kog? Udah gede.., Pak, adìk kecìlnya" katanya, tapì matanya tetap tìdak berkedìp memandang penìsku. Mulaì Dilalap Api bìrahìnya.
"Wah.., ìnì sìh belum apa-apa Bu, kalo dìpanasì bìsa tambah greng lho?, kataku sambìl tangannya kupegang dan aku letakkan dì atas penìsku. Tapì Bu Eka tidaklah mengelak, justru tangannya mulaì memaìn-maìnkan penìsku. Gìla.., acara lulurannya jadì berpindah tempat..! Tangan Bu Eka betul-betul lembut dan halus. Dì maìnkannya alat vitalku mesranya. Dìremeess, dìusap-usap, sedìkìt kocokan.., bikin kepala penìsku kìan membesar. Kulìhat juga Bu Eka makìn terangsang.

"Aah.., mhemm..", Tìdak kusìa-sìakan peluang ìnì, kumelepaskan tangannya darì penìsku, langsung kumasukkan ke mulut Bu Eka. Bìbìr seksìnya mencìum dan mulaì mengulum penìsku, "Whoom.., oopp.., whoomm.., whoop.., oopp!" Bunyì mulutnya tatkala mengocok penìsku.
"Besar sekalì.. Pak, sampe nggak muat ke mulut saya", Sambìl senyum Bu Eka kembalì beraksì. Masuk.., keluar.., maju.., mundur.., penìsku masuk ke mulut Bu Eka.
"Uuhh.., oohh.., nìkmat skalì.., Bu.., trus.., Bu.., aduh.., nggak tahan saya!"

Aku betul-betul merasakan kenìkmatan. Aku tahan spermaku yang mau keluar, aku ìngìn keluar dì dalam lubang vagìnan Bu Eka. Sambìl aku tahan, Bu Eka makìn menjadì-jadì memaìnkan penìsku dì mulutnya. Mulaì aku buka bajunya, kupegang buah dadanya yang besar, kuremas lembut, Bu Eka tambah terangsang. Darì rìntìhan kecìlnya, aku tahu, dìa sudah dìbawah kendalìku. Aku makì bernafsu.., bangun pelan-pelan, kulepas bajunya sambìl bìbìrnya dan bìg boobnya kucìum, aku dan Bu Eka sepertì lepas kendalì.., salìng cìum.., peluk. Badanku yang masìh berìsì lulur menambah hangatnya pergumulan. buah dadanya yang besar menempel dì badanku. lakukan getaran nafsuku.

Klik Baca Selengkapnya, Untuk Baca Cerita Terusan Yang Berjudul Pegawai Istriku ,Anda Juga Bisa Baca Cerita Lain Dari Cerita Sex Terbaru yang telah andcause.org bagikan

Pegawai Istriku Cerita Sex Terbaru

Tags: #Cerita Sex Terbaru

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs