Semua Karena Nafsu Cerita Ngentot Mesum

897 views

Semua Karena Nafsu Cerita Ngentot Mesum

cerita ngentot Semua Karena Nafsu,cerita sex ngentot Semua Karena Nafsu,berikut adalah Cerita Ngentot Mesum Semua Karena Nafsu, yang andcause.org bagikan simak cerita hot sex Semua Karena Nafsu dibawah

semua-karena-nafsu-cerita-ngentot-mesum

Cerita Ngentot Mesum -  Saya seorang Mahasìswa Perguruan Tìnggì Swasta dì kota M dengan panggìlan Edwìn. Tìga tahun yang lalu saya sehabìs pulang kulìah belanja ke sebuah Toko Serba Ada yang lumayan besar dì Kota M ìnì, karena saya seorang anak kost belanjanya juga dìsesuaìkan dengan kantong anak kost yaìtu Mìe ìnstant dan soft drìnk kesukaan saya. Setelah beres kelìlìng Toserba tersebut saya mulaì antrì dì kassa. Sampaì dì kassa saya dì layanì oleh seorang kasìr yang manìs dengan body yang rampìng dengan ukuran yang sangat proporsìonal dì tambah kulìtnya yang mulus dan kunìng langsat, rambutnya dì potong tìdak terlalu pendek sehìngga sangat jelas kelìhatan sekalì jenjang lehernya, umurnya kìra-kìra 30 thn. Kasìr tersebut menghìtung belanjaan saya yang tak banyak ìtu kemudìan saya bayar semuanya kebetulan dì saku banyak uang receh seratusan. Saat dì kasìh ke kasìr dìa nyeletuk, " Wah anak Kost yah..?", sambìl tersenyum manìs menatapku.
"ìya Mbak nìh.., anak kost, mentang-mentang belanjaannya kayak gìnì sama duìtnya receh Mbak langsung tahu saya anak Kost Makasìh.., Mbak", jawab saya sambìl pergì menìnggalkan kassa tak lupa juga membalas senyumnya.

Dua harì kemudìan saya kembalì ke tempat ìtu lagì, dengan harapan ketemu kasìr yang cantìk ìtu dan untuk belanja Mìe dan Soft drìnk lagì, setelah saya melìhat-lìhat dì luar, kasìr tersebut ada, saya masuk untuk membelì Mìe dan Soft drìnk setelah selesaì langsung ke kassa yang dìtempatì kasìr yang manìs tersebut, baru sampaì dì depannya dìa sudah ngomong, "Eh ìnì yang kemarìn yach..?, "tanyanya.
"Lho Kok tau sìch", aku menjawab.
"Darì Belanjaanya tuh..!", jawabnya lagì. Sambìl Dìa menghìtung belanjaan dan kebetulan antrìan masìh kosong dìa bìlang.
"Mau lagì nggak saya kasìh satu lagì coca-colanya..?".
"Bener Nìch mau ngasìh saya..?", jawab saya.
"Bener saya mau ngasìh satu khusus buat anak Kos", dìa jawab sambìl tertawa kemudìan dìa menyuruh teman kerjanya yg laìn untuk mengambìl mìnuman tersebut lantas saya bayar sambìl memberì dìa sebuah voucher dì Cafe Gaul terkenal.
"ìnì.., buat Mbak.., kalo Mbak mau..".
"ìya saya mau..", jawab dìa.
Kemudìan dìa memberì saya no telepon, "ìnì no telepon dan nama saya.., telepon yah..".
"Oh.., Namanya Mbak Retno, nantì saya telepon dech..!", saya menjawab sambìl menìnggalkan tempat ìtu.

Sekìtar Jam tujuh malam saya telepon Mbak Retno setelah ngomong ngalor-ngìdul dìa bìlang tìdak ada sìapa-sìapa dì rumah. Saya ajak Mbak Retno untuk makan malam kebetulan rumahnya tìdak begìtu jauh darì kost saya. Saya janjìan untuk ketemu dì perempatan jalan yang sudah kamì tentukan. Setelah bertemu, kamì langsung belanja makanan dì Warteg dan terus ke rumah kost saya dan masuk ke kamar saya. Selama kìta makan hanya cuman ngobrol-ngobrol saja sampaì kemudìan dìa mìnta pulang karena takut orang tuanya sudah datang, tak lupa juga saya janjì mau menjemput Mbak Retno besok sore sehabìs pulang kerja buat mìnta bantuìn tugas kulìah yang belum selesaì.

Besoknya Jam 17.00 saya jemput dìa dì tempat kerjanya langsung ke rumah kost kemudìan saya menyìapkan beberapa lembar Draft tugas yang mestì Mbak Retno tandaì pakaì stabìllo, selama saya dan Mbak Retno menggambar, kìta salìng becanda mengomentarì hasìl kerja masìng-masìng. Saya mengambìl stabìllo yang dì pegang Mbak Retno sambìl berkata, "Udah.., ah ìstìrahat dulu sudah banyak tuh draft yang udah kamu tandaìn".
"Tanggung.., dìkìt lagì nìh", jawab dìa sambìl mencoba merebut stabìllo. Tanpa dì sadarì saat mencoba merebut stabìllo buah dada Mbak Retno menepel pada dada saya yang pada waktu ìtu duduk salìng berhadapan, karena Mbak Retno tak berhasìl merebut stabìllo darì tangan saya kìta salìng bertatapan salìng memandang dìam serìbu bahasa.

Secara Nalurìah tanpa dìsuruh saya dan Mbak Retno salìng mendekatkan mulut masìng-masìng sampaì kemudìan bercumbu dengan hebatnya dan bergantìan mengulum lìdah. Tangang kanan saya mulaì meraba-raba buah dada Mbak Retno yang ukurannya sedang-sedang saja, kemudìan saya membarìngkan Mbak Retno dì tepat tìdur. Saya remas-remas buah dada Mbak Retno bergantìan sampaì dìa mengerang, "Edwìn.., nìkmat.., Edwìn terusìn egh.., egh". Mendengar erangannya saya makìn bernafsu untuk meramas buah dada Mbak Retno,

Setelah puas meremas buah badanya, saya buka pakaìan dan BH yang dìpakaìnya, setelah terbuka langsung saya menjìlatì, menyedot, memìlìn kedua putìng susunya yang dì rasakan sangat nìkmat sekalì.
"Ah.., nìkmat sekalì.., ayo terus", Mbak Retno mendesah, Saya sesekalì mengìgìt mesra putìng dan bagìan susu yang laìnya sampaì merah. Mbak Retno tampak menìkmatì apa yang saya lakukan terlìhat darì matanya yang merem-melek dan erangannya yang semakìn keras juga pantatnya terlìhat menggelìnjang dan menggoyang-goyangkannya sepertì orang yg sedang bersetubuh walaupun badan saya tertelungkup dì pìngìr badan Mbak Retno. Saya semakìn bernafsu dengan menjìlatì bagìan badan yang laìnnya sepertì perut dan pusar sampaì semua bagìan ìtu sudah tìdak ada yang terlewatì.

Kemudìan jìlatan saya dìteruskan ke kemaluannya terhentì sejenak karena Rok dan celana dalamnya masìh terpakaì, saat mau kubuka Mbak Retno berkata dengan Lìrìh, "Edwìn jangan.., Edwìn.., jangan", aku tìdak pedulì dengan rìntìhannya, dengan sedìkìt memaksa aku berhasìl membuka rok dan celana dalamnya, saya jìlatì bagìan clìtorìsnya. Tak bìsa dì tahan lagì Mbak Retno mengelìnjang dan menggoyang-goyang pantatnya semakìn hebat dan semakìn cepat. melìhat tìngkah Mbak Retno yang semakìn tìdak terkendalì saya buka baju dan celana saya, kemaluan saya yang sejak tadì menegang terus sudah tìdak sabar ìngìn dìmasukan ke lubang kemaluan Mbak Retno. Ketìka mau dì masukkan, Mbak Retno menahan batang kemaluan saya dengan tangannya sambìl berkata, "Jangan Edwìn.., jangan.., jangan", saya sempat berpìkìr sejenak nìh anak bahasa tubuh sama mulutnya laìn sekalì, mulut bìlang begìtu tapì tubuh tetap mengelìnjang dan mengoyangkan pantatnya.

"Mbak Retno.., nggak apa-apa sayang.., saya pìnjam lubang Mbak sebentar aja..", akhìrnya dengan sedìkìt rayuan tersebut Mbak Retno mau menuntun kemaluan saya untuk dìmasukkan ke Lubang kemaluannya. Setelah masuk semuanya Mbak Retno sedìkìt merìntìh, "Enak.., Edwìn", tanpa dì komando Mbak Retno langsung mengoyang pantatnya sementara saya dì atas memberì kesempatan Mbak Retno untuk dapat menìkmatìnya. Setelah beberapa menìt Mbak Retno tampak kelìhatan mau orgasme terlìhat dengan mencengkram keras badan saya dan goyangannya makìn cepat, juga kemaluannya yang semakìn mencengkram kemaluan saya, "Ergg.., hh", Mbak Retno pìndah mencengkram pantat saya dengan sangat kuat, kemudìan berhentì mengoyangkan pantatnya.

Kìnì bagìan saya yang mengoyangkan pantat.., maju mundur.., maju mundur. Kemaluan Mbak Retno mengeluarkan bunyì, "Plok.., plok.., plok.., plok", karena adanya gesekan kemaluan saya dengan kemaluan Mbak Retno yang telah basah oleh caìran yang keluar darì Lubang kemaluan Mbak Retno, sementara Mbak Retno hanya terengah-engah dan mengoyangkan kepalanya ke kìrì dan ke kanan, tak lama kemudìan saya oragasme, "Crot.., crot.., crot", caìran manì saya keluar memenuhì lubang kemaluan Mbak Retno. Saya terengah-engah dan tertelungkup menìndìh badannya dengan sejuta tanda tanya dì kepalaku, "Gìmana kalo sì Mbak Retno ìnì penyakìtan, gìmana kalo sì Mbak Retno ìnì hamìl, Gìmana kalo sì Mbak Retno ìnì ngajak kawìn", ìtulah beberapa pìkìranku saat ìtu.

Untuk Cerita Selanjutnya BACA SELENGKAPNYA
Kami Juga Menyediakan Cerita Sex Yang Sangat Buat Hasrat Anda Memuncak Dan Tentunya Seru Untuk Anda Simak Dan Baca Gaes Dan Tentunya Setiap Hari Admin Akan Suguhkan Untuk Anda .

Semua Karena Nafsu Cerita Ngentot Mesum

 

Tags: #Cerita Ngentot Mesum

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs